Page 340 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JUNI 2020
P. 340
Direktur Eksekutif sekaligus Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko mengatakan
hal ini tercermin dari hasil survei Indeks Keyakinan Konsumen (IKK). Data mencatat tingkat
keyakinan konsumen turun dari 84,8 pada April 2020 menjadi 77,8 pada Mei 2020.
"Melemahnya optimisme konsumen terutama disebabkan oleh menurunnya persepsi konsumen
terhadap kondisi ekonomi saat ini dengan penurunan terdalam pada indeks ketersediaan
lapangan kerja saat ini," ujar Onny dalam keterangan tertulis, Jumat (12/6).
Penurunan indeks ketersediaan lapangan kerja membuat keyakinan konsumen ikut turun karena
jumlah karyawan yang dirumahkan dan PHK cukup banyak di tengah pandemi virus corona atau
covid-19. Data Kementerian Ketenagakerjaan mencatat setidaknya jumlahnya mencapa 1,79
juta per Mei 2020.
Selain itu, optimisme menurun karena pendapatan menurun baik dari sisi tenaga kerja
berpenghasilan tetap maupun omzet usaha. Hal ini karena pemberlakuan kebijakan Pembatasan
Sosial Berskala Besar (PSBB).
"Penurunan terjadi pada seluruh kategori pengeluaran, terutama pada kelompok responden
dengan tingkat pengeluaran di atas Rp5 juta per bulan," jelasnya.
Dampaknya, sambung Onny, masyarakat cenderung mengurangi pembelian barang tahan lama,
misalnya elektronik, furrnitur, dan perabotan rumah tangga. Lebih lanjut, penurunan indeks
keyakinan bahkan terjadi di seluruh kategori responden, naik menurut tingkat pengeluaran
maupun kategori kelompok usia.
Penurunan keyakinan konsumen terjadi di 14 kota di Indonesia. Penurunan terdalam terjadi di
Kota Manado, Mataram, dan Ambon. Kendati begitu, menurut BI, Indeks Ekspektasi Konsumen
(IEK) masih cukup positif untuk enam bulan ke depan.
Hal ini terlihat dari penurunan yang lebih rendah ketimbang IKK. Tercatat IEK sebesar 104,9
pada Mei 2020 dari sebelumnya 106,8 pada April 2020.
"Ini masih di zona optimis karena konsumen memperkirakan kondisi perekonomian akan mulai
pulih pada enam bulan ke depan seiring meredanya pandemi covid-19," jelasnya.
Konsumen juga masih cukup optimistis dengan prakiraan ketersediaan lapangan kerja yang
membaik dan penghasilan yang meningkat pada enam bulan mendatang.
(uli/bir).
339

