Page 56 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JUNI 2020
P. 56
Kepala Kejari Badung Hari Wibowo, Anggota DPRD Wayan Sugita Putra dan Camat Kuta Selatan
Ketut Gede Artha.
Wakil Bupati Ketut Suiasa dalam sambutannya menyampaikan pemerintah daerah menyerahkan
bantuan sosial berupa uang kepada pekerja sektor pariwisata dan sektor lainnya yang
terdampak pandemi Covid-19 di Kabupaten Badung dengan total pagu anggaran sebesar Rp 15
miliar lebih dengan rincian per orang mendapatkan Rp 600 ribu perbulan untuk waktu 3 (tiga)
bulan terhitung bulan Mei, Juni, dan Juli 2020.
Dikatakan penyerahan bantuan sosial yang bersumber dari APBD Kabupaten Badung ini
merupakan wujud kongkrit bahwasanya Pemerintah Kabupaten Badung selalu hadir
mengayomi, memberikan perlindungan dan senantiasa berkomitmen untuk berbagi kepada
pekerja sektor pariwisata dan sektor lainnya yang terdampak Covid 19 di Kabupaten Badung.
"Inilah bentuk komitmen dari Pemerintah Kabupaten Badung untuk memperhatikan
masyarakatnya yang terdampak pandemi Covid 19, mudah-mudahan dengan bantuan ini
masyarakat kita semakin percaya diri untuk kedepannya," imbuhnya.
Dijelaskan lebih lanjut Pemerintah Kabupaten Badung sebagai sub-sistem pemerintahan pusat
dan provinsi, maka mekanismenya mesti taat dan tunduk pada prinsip-prinsip ketentuan dan
SOP, serta berpegangan pada peraturan perundang-undangan yang ditetapkan sebagaimana
tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 tahun 2020 tentang Pencegahan
Penyebaran dan Percepatan Penanganan Corona Virus Deseasse 2019 (Covid-19) di lingkungan
Pemerintah Daerah sebagai upaya-upaya yang cepat, tepat, fokus, terpadu dan bersinergi dalam
rangka percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Badung.
Sebagai sub sistem pemerintahan, maka dalam konteks pengambilan kebijakan dan
mengeksekusi kebijakan terkait Covid-19 ini, menurut Suiasa Pemerintah Kabupaten Badung
berada pada posisi men-sublimasi dan mensubstitusi peran-peran pemerintah atasan sehingga
mekanisme pemberian bantuan sosial ini tidak boleh terjadi tumpang tindih termasuk tidak
diperkenankan memberikan bantuan kepada individu yang sudah menerima bantuan serupa
terkait penanggulangan Covid-19.
Sementara itu Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja Ida Bagus Oka Dirga melaporkan kegiatan
bantuan sosial ini adalah sebagai jaring pengaman sosial/social safety net kepada para pekerja
yang mengalami pemutusan hubungan kerja atau dirumahkan akibat dampak Covid-19 yang
pemanfaatannya untuk tetap menjaga terpenuhinya kebutuhan dasar bagi pekerja dan
keluarganya. Berdasarkan hasil cleansing dan verifikasi data yang masuk dalam masa
pendaftaran secara online yang dinyatakan lolos sebanyak 1.646 orang.
"Hari ini diserahkan kepada 29 orang perwakilan dari 518 pekerja yang merupakan lanjutan dari
penyerahan tahap pertama yang berjumlah 577 pekerja dari total 1.646 pekerja. Jadi untuk
sementara yang menerima bantuan sesuai data yang lolos verifikasi itu," ujar mantan Kabag
Umum ini.
(put)..
55

