Page 88 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JUNI 2020
P. 88
Judul Sudah 50.379 Pekerja di Jatim Kena PHK dan Dirumahkan Dampak
Pandemi Covid-19
Nama Media surabaya.tribunnews.com
Newstrend Dampak Virus Corona
Halaman/URL https://surabaya.tribunnews.com/2020/06/14/sudah-50379-pekerja-
di-jatim-kena-phk-dan-dirumahkan-dampak-pandemi-covid-19
Jurnalis Sofyan Arif Candra Sakti
Tanggal 2020-06-14 11:31:00
Ukuran 0
Warna Halaman Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korpo
Sentimen positive
Narasumber
positive - Himawan Estu Bagijo (Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jatim) Sedangkan
yang merumahkan ada 607 perusahaan, jumlahnya 34.108 (pekerja)
Ringkasan
Tak kurang dari 50.379 pekerja di Jawa Timur terkena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) dan
dirumahkan sejak lebih kurang empat bulan Virus Corona (Covid-19) masuk ke Jatim.
SUDAH 50.379 PEKERJA DI JATIM KENA PHK DAN DIRUMAHKAN DAMPAK
PANDEMI COVID-19
SURYA.co.id, SURABAYA - Tak kurang dari 50.379 pekerja di Jawa Timur terkena PHK
(Pemutusan Hubungan Kerja) dan dirumahkan sejak lebih kurang empat bulan Virus Corona
(Covid-19) masuk ke Jatim.
Bukan hanya pekerja dalam negeri, pekerja yang di-PHK dan dirumahkan ini juga termasuk
Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI asal Jawa Timur.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jatim, Himawan Estu Bagijo , menjelaskan,
berdasarkan data per 12 Juni 2020, sebanyak 6.924 pekerja telah menerima nasib PHK yang
tersebar di 231 perusahaan di Jatim.
"Sedangkan yang merumahkan ada 607 perusahaan, jumlahnya 34.108 (pekerja)," kata
Himawan di Gedung Negara Grahadi, Sabtu (13/6/2020).
Mayoritas yang dirumahkan adalah pekerja di sektor perhotelan dan restoran. Dari jumlah di
atas, sektor perhotelan menyumbang 31,37 persen pekerja yang dirumahkan. Diurutan kedua
ada industri alas kaki dengan 29,56 persen.
87

