Page 515 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 515

Pada  surat  bernomor  533/-085.15  yang  diterima  oleh  Kompas.tv,  Anies  menuturkan  bahwa
              penetapan UMP DKI Jakarta 2022 yang mengacu pada Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2021
              hanya sebesar Rp 38 ribu menjadi Rp 4.453.935/bulannya.

              Angka ini, kata Anies, dirasa amat jauh dari memenuhi asas keadilan mengingat peningkatan
              kehidupan ekonomi buruh terlihat dari inflasi di Jakarta sebesar 1,14 persen.

              "Sebagai informasi, dalam kurun waktu enam tahun terakhir rata-rata kenaikan UMP DKI Jakarta
              hanya sebesar 8,6 persen," kata Anies dalam surat tersebut, Senin (29/11/2021).

              Anies  mengatakan,  perubahan  formula  penetapan  UMP  diperlukan  karena  dinamika
              pertumbuhan ekonomi yang sejak Covid-19 sangat berbeda antara satu sektor dengan yang
              lainnya.

              "Tidak  semua  sektor  lapangan  usaha  pada  masa  pandemi  Covid-19  mengalami  penurunan.
              Sebagian sektor justru mengalami peningkatan," katanya.

              Sejumlah sektor yang mengalami peningkatan, kata Anies, adalah transportasi, pergudangan,
              informasi dan komunikasi, jasa keuangan, kesehatan dan kegiatan sosial.

              "Berkenaan  dengan  itu,  dengan  hormat  kami  mengusulkan  dan  mengharapkan  ibu  menteri
              meninjau kembali formula penetapan UMP sebagaimana diatur dalam PP Nomor 36 Tahun 2021
              tentang  Pengupahan  agar  dapat  memenuhi  asas  keadilan  dan  hubungan  industrial  yang
              harmonis, sehingga kesejahteraan buruh dapat terwujud," katanya.
              Anies  mengatakan,  sementara  belum  ada  formula  penetapan  UMP  yang  baru,  Pemprov  DKI
              Jakarta melakukan pengkajian ulang perhitungan UMP 2022 dan sedang melakukan pembahasan
              dengan seluruh stakeholder untuk merevisi Keputusan Gubernur terkait UMP 2022.








































                                                           514
   510   511   512   513   514   515   516   517   518   519   520