Page 571 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 571
BURUH BAKAL DEMO, TUNTUT PEMBATALAN UPAH MINIMUM DI JATIM, BAKAL
TURUNKAN HINGGA 50 RIBU MASSA
Buruh di Jawa Timur bakal kembali menggelar aksi demonstrasi untuk menuntut pembatalan
penetapan upah minimum baik di tingkat kota/kabupaten maupun propinsi. Kali ini, buruh bakal
memenuhi dua titik yakni di Gedung Negara Grahadi dan Kantor Dinas Tenaga Kerja dan
Transmigrasi Jawa Timur di jalan Dukuh Menanggal Surabaya, Senin (29/11/2021).
Nuruddin Hidayat, sekretaris FSPMI kota Surabaya memastikan seluruh elemen organisasi buruh
telah bersepakat melawan kebijakan penetapan upah minimum di tahun 2022 nanti.
Menurutnya, penetapan tersebut tidak berdasar hukum, lantaran UU Cipta Kerja telah diputuskan
inkonstitusional bersyarakat oleh Mahakah Konstitusi pada 25 November lalu.
"Jalankan Putusan MK no. 91/PUU-XVIII/2020 dengan jujur dan berbesar hati. Pertimbangan
hukum keputusan MK pada poin 3.20.5, halaman 414 menyebutkan Bahwa untuk menghindari
dampak yang lebih besar terhadap pemberlakuan UU 11/2020 selama tenggang waktu 2 (dua)
tahun," sebut Nuruddin, Senin (29/11/2021).
"Selain itu Mahkamah juga menyatakan pelaksanaan UU 11/2020 yang berkaitan hal-hal yang
bersifat strategis dan berdampak luas agar ditangguhkan terlebih dahulu, termasuk tidak
dibenarkannya membentuk peraturan pelaksana baru serta tidak dibenarkan pula penyelenggara
negara melakukan pengambilan kebijakan strategis yang dapat berdampak luas dengan
mendasarkan pada norma UU 11/2020," imbuhnya. Ia menyayangkan, politik upah murah di
Jawa Timur khususnya tetap dilakukan oleh penyelenggara Negara baik di tingkat propinsi
maupun kota atau kabupaten.
"Hentikan politik upah murah. Menarik investor namun mengeksploitasi buruh," tegasnya.
Nuruddin bersepakat jika tidak ada jalan keluar terkait pembatalan penetapan upah minimun
tahun 2022 ini, besok buruh akan lebih banyak turun ke jalan.
"Kami hormati proses audiensi. Namun jika hasilnya tidak optimal maka kami akan terjunkan 50
ribu massa dari Jawa Timur untuk gelar aksi demonstrasi kembali besok," tandasnya.
570

