Page 580 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 580

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Riau, Jonli mengambil, dalam menetapkan UMK,
              pemerintah kabupaten/kota minimal harus sama dengan UMP.
              Namun tentunya lebih baik jika angkanya berada di atas UMP.

              "UMP Riau sudah diteken Pak Gubernur Syamsuar sebesar Rp2.938,564. UMP ini yang jadi dasar
              penetapan UMK kabupaten/ kota," katanya.

              Lebih  lanjut  dikatakannya,  penetapan  UMK  paling  lambat  harus  sudah  dilakukan  pada  30
              November 2021. Hal tersebut agar ada penyesuaian dan informasinya sampai kepada pekerja
              sebelum diberlakukan pada 2022 mendatang.

              "Sampai saat ini sudah ada beberapa kabupaten/kota yang menetapkan UMK. Seperti Pekanbaru
              UMK nya ditetapkan diatas UMP," ujarnya.

              Jika UMK telah ditetapkan, demikian Jonli, maka pihak perusahaan wajib untuk menerapkan UMK
              tersebut. Jika tidak, maka pimpinan perusahaan tersebut bisa dikenakan sanksi pidana.

              "Kalau  perusahaan  tidak  menerapkan  pengupahan  sesuai  UMK,  maka  bisa  dikenakan  sanksi
              pidana. Itu sudah jelas ada aturannya," tegas Jonli.

              Karena itu, pihaknya juga sewaktu-waktu bisa saja membuka posko pengaduan UMK tersebut.
              Namun  sebelum  melakukan  itu,  pihaknya  masih  menunggu  arahan  dari  Kementerian
              Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

              "Kalau ada perintah membuat posko pengaduan, kami siap.

              Seperti tahun-tahun sebelumnya juga ada dibuat posko pengaduan UMK ini," ujarnya.(sol)











































                                                           579
   575   576   577   578   579   580   581   582   583   584   585