Page 614 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 NOVEMBER 2021
P. 614

Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Peraturan Pemerintah (PP)
              Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan," jelas Ketua Perwakilan Daerah KSPI DKI Jakarta,
              Winarso dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (29/11).

              Tuntutan  tersebut  muncul  setelah  Mahkamah  Konstitusi  (MK)  menyatakan  bahwa  UU  No  11
              Tahun 2020 tentang Cipta Kerja bertentangan dengan UUD 1945. Sehingga pemerintah dengan
              DPR dituntut melakukan perbaikan.

              "Seluruh gubernur dan bupati/wali kota di wilayah Republik Indonesia wajib mencabut SK perihal
              UMP (2022) termasuk gubernur DKI Jakarta. Anies Baswedan harus berani mencabut SK terkait
              UMP 2022," jelas Winarso.

              Selain pencabutan SK, KSPI juga menuntut Gubernur DKI Jakarta untuk mengembalikan formula
              penetapan UMP mengacu pada UU No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan juga PP No
              78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

              "Selain pencabutan SK UMP tahun depan, KSPI DKI Jakarta juga mendesak kepada gubernur
              Anies Baswedan agar mengembalikan formula penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022
              mengacu berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
              dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan," pungkasnya.

              UMP DKI Jakarta untuk 2022 ditetapkan sebesar Rp 4.453.953. Ini hanya naik 0,85% dari tahun
              sebelumnya. Namun, Anies mennyiapkan sejumlah program bantuan sosial untuk buruh dan
              keluarga. Sehingga biaya hidup buruh dapat semakin rendah.














































                                                           613
   609   610   611   612   613   614   615   616   617   618   619