Page 116 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 05 AGUSTUS 2019
P. 116

Kendari, Jumat, mengatakan pemberdayaan dan perlindungan serta pemenuhan
               hak perempuan menjadi perhatian serius semua pihak.

               "Ada kasus ketimpangan hak-hak perempuan dalam dunia kerja. Perempuan masih
               dianggap sebagai pelengkap kaum laki-laki, bahkan perempuan dikesampingkan
               beberapa jenis pekerjaan dengan alasan risiko," kata Andi Tendri.

               Tetapi, lanjut dia, berbeda dengan jajaran birokrasi pemerintahan Provinsi Sulawesi
               Tenggara yang memberi kesempatan kepada sembilan orang perempuan

               menduduki jabatan tertinggi setingkat organisasi perangkat daerah (OPD) atau
               kepala dinas.

               Kepala Bidang Binwasnaker Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Makner Sinaga
               mengatakan kesempatan mencari kerja laki laki dan perempuan di daerah ini
               terbuka.

               "Perempuan pun harus memaklumi kalau penyedia lapangan kerja mengatur porsi
               kerja untuk perempuan dan laki laki karena kodrat," kata Makner Sinaga.

               Ia mengimbau semua pihak yang menemukan adanya dugaan diskriminasi terhadap
               perempuan agar dilaporkan kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

               "Secepat-cepatnya kami tindak lanjuti laporan perlakuan kesewenang-wenangan

               terhadap tenaga kerja, baik laki maupun perempuan karena menyangkut penegakan
               perundang-undangan yang berlaku," katanya.

               Hal tersebut mengemuka pada forum "penyusunan profil perlindungan hak
               perempuan dalam ketenagakerjaan" yang diikuti sejumlah pemangku kepentingan
               yang terafilisasi dengan KPPPA.

               Pewarta: Sarjono Editor: Dewanti Lestari COPYRIGHT (c)2019 .























                                                      Page 115 of 151.
   111   112   113   114   115   116   117   118   119   120   121