Page 157 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 07 JULI 2020
P. 157
Judul Jemput Etty, Menaker tegaskan terus advokasi perlindungan TKI
Nama Media lampung.antaranews.com
Newstrend Kepulangan PMI Etty
Halaman/URL https://lampung.antaranews.com/nasional/berita/1594154/jemput-
etty-menaker-tegaskan-terus-advokasi-perlindungan-tki
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-06 20:20:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Ida Fauziyah (Menaker) Alhamdulillah, Ibu Etty bisa kembali ke Tanah Air. Sudah 19
tahun beliau menjalani hukuman di penjara
positive - Ida Fauziyah (Menaker) (Pemerintah) terus akan melakukan advokasi, ada beberapa
yang prosesnya sudah banyak juga yang kita bebaskan. Beberapa waktu lalu kita juga
memulangkan beberapa teman yang dibebaskan, besok kita juga akan menjemput teman-
teman yang mengalami masalah imigrasi di Malaysia
positive - Etty (PMI) Saya bisa mengucapkan terima kasih semuanya atas dukungan semuanya.
Mudah-mudahan ada hikmahnya untuk semuanya
Ringkasan
Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah saat menyambut kepulangan tenaga
kerja Indonesia (TKI) yang lolos dari hukuman mati di Arab Saudi, menegaskan bahwa
pemerintah akan terus melakukan advokasi untuk membebaskan TKI lain yang mengalami nasib
serupa.
JEMPUT ETTY, MENAKER TEGASKAN TERUS ADVOKASI PERLINDUNGAN TKI
Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah saat menyambut kepulangan tenaga
kerja Indonesia (TKI) yang lolos dari hukuman mati di Arab Saudi, menegaskan bahwa
pemerintah akan terus melakukan advokasi untuk membebaskan TKI lain yang mengalami nasib
serupa.
Etty binti Toyib adalah TKI yang lolos dari hukuman mati karena dituduh meracuni majikannya
di Arab Saudi setelah membayar tebusan sebesar 4 juta riyal atau sekitar Rp15,5 miliar. Dia tiba
di Bandara Soekarno-Hatta, Banten pada Senin.
"Alhamdulillah, Ibu Etty bisa kembali ke Tanah Air. Sudah 19 tahun beliau menjalani hukuman
di penjara," kata Menaker Ida ketika menjemput Etty di Bandara Soekarno-Hatta, Banten,
menurut keterangan yang diterima di Jakarta.
TKI asal Majalengka, Jawa Barat itu bekerja di Kota Taif, Arab Saudi dan pada 2001 dijatuhi
hukuman mati karena didakwa menjadi penyebab majikannya meninggal dunia. Keluarga
156

