Page 175 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 07 JULI 2020
P. 175
Judul Pemerintah susun protokol penempatan kembali TKI di luar negeri
Nama Media antaranews.com
Newstrend Protokol Penempatan Kembali PMI
Halaman/URL https://www.antaranews.com/berita/1594006/pemerintah-susun-
protokol-penempatan-kembali-tki-di-luar-negeri
Jurnalis Zita Meirina
Tanggal 2020-07-06 19:29:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Ida Fauziyah (Menaker) Kami sudah menyusun protokol untuk penempatan kembali.
Kami sudah melakukan koordinasi dengan Gugus Tugas, dengan perwakilan kita menyangkut
kesiapan negara penempatan
negative - Ida Fauziyah (Menaker) Nanti kita akan buka secara bertahap, jadi tidak semua
negara. Prinsipnya kita tidak akan mempersulit, prinsipnya justru perlindungan
Ringkasan
Kami sudah menyusun protokol untuk penempatan kembali Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan
(Menaker) Ida Fauziyah mengatakan tengah menyusun protokol untuk penempatan kembali
pekerja migran Indonesia (PMI) atau tenaga kerja Indonesia (TKI) di negara-negara
penempatan.
PEMERINTAH SUSUN PROTOKOL PENEMPATAN KEMBALI TKI DI LUAR NEGERI
Kami sudah menyusun protokol untuk penempatan kembali Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan
(Menaker) Ida Fauziyah mengatakan tengah menyusun protokol untuk penempatan kembali
pekerja migran Indonesia (PMI) atau tenaga kerja Indonesia (TKI) di negara-negara
penempatan.
"Kami sudah menyusun protokol untuk penempatan kembali. Kami sudah melakukan koordinasi
dengan Gugus Tugas, dengan perwakilan kita menyangkut kesiapan negara penempatan," kata
Menaker Ida dalam keterangannya yang diterima di Jakarta pada Senin.
Sebelumnya pemerintah menunda sementara penempatan TKI ke negara-negara penempatan
lewat Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 151 Tahun 2020 tentang Penghentian
Sementara Penempatan Pekerja Migran Indonesia yang ditandatangani pada 18 Maret 2020.
Langkah itu diambil sebagai bagian perlindungan bagi para pekerja Indonesia.
174

