Page 178 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 07 JULI 2020
P. 178
Bantuan yang diberikan berupa program BLK Komunitas untuk 10 pesantren, paket kegiatan
padat karya, paket Tugas Pembantuan kepada Disnaker Mojokerto, bantuan alat pencegahan
Covid-19 untuk 26 pesantren, paket kegiatan Tenaga Kerja Mandiri, serta bantuan inkubasi
bisnis kepada 250 wirausahawan di Mojokerto.
Dikemukakan Menaker, Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan seluruh
Kementerian/Lembaga (K/L), agar program dan kegiatan difokuskan untuk menangangani
dampak pandemi Covid-19. Untuk itu, dia menginginkan pekerja yang terdampak Covid-19, baik
di-PHK atau dirumahkan, dilibatkan dalam pelaksanaan kegiatan.
"Seluruh program yang ada di Kemnaker kami orientasikan untuk membantu teman-teman yang
ter-PHK, yang dirumahkan," ujarnya.
Dia mengatakan, saat pandemi Covid-19 ini yang ditangani pemerintah bukan kesehatan saja,
namun juga sektor-sektor yang lain. Pemerintah juga melakukan pemulihan ekonomi
masyarakat serta memastikan masyarakat mendapatkan social safety net.
Khusus untuk program BLK Komunitas, Menaker menjelaskan, program ini ditujukan untuk
mempercepat peningkatan kompetensi SDM. Program ini menyasar komunitas-komunitas
masyarakat, salah satunya lembaga pendidikan keagamaan seperti pesantren.
"Ini salah satu cara kita mendorong peningkatan kompetensi masyarakat kita. Mendorong dari
yang low skill, agar memiliki kompetensi dan masuk pasar kerja atau berwirausaha," terangnya.
Hingga tahun 2019, Kemnaker telah membangun 1.113 BLK Komunitas. Pada tahun 2020,
Kemanker memasang target 2000 BLK Komunitas dapat terbangun. Namun, akibat pandemi
Covid-19, program ini di-refocusing hingga menjadi 1000 BLK Komunitas.
Menaker menegaskan, program-program bantuan ini tidak boleh disalahgunakan. Dia tak segan
akan menindak siapapun yang menyalahgunakan wewenang dalam pelaksanaan program
bantuan..
177

