Page 219 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 07 JULI 2020
P. 219
Judul Menaker Beberkan Stimulus USD46,6 Miliar di Forum ILO
Nama Media medcom.id
Newstrend Pertemuan ILO untuk Kawasan Asia dan Pasifik
Halaman/URL https://www.medcom.id/ekonomi/bisnis/PNgWol9N-menaker-
beberkan-stimulus-usd46-6-miliar-di-forum-ilo
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-06 13:13:04
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Pemerintah Indonesia telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi dampak pamdemi Covid-19
di sektor ketenagakerjaan berupa kebijakan tanggap (rapid policy responses). Kebijakan
tersebut bertujuan membangun kembali kondisi positif dan fokus pada pasar tenaga kerja dan
institusi pasar kerja.
Hal tersebut dikemukakan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, saat menjadi panelis
dalam Pertemuan International Labour Organization (ILO) untuk Kawasan Asia dan Pasifik
secara virtual di kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Kamis (2/7/2020).
MENAKER BEBERKAN STIMULUS USD46,6 MILIAR DI FORUM ILO
Jakarta: Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah di Forum International Labour Organization (ILO)
untuk Kawasan Asia dan Pasifik menyampaikan pihaknya telah mengalokasikan dana untuk
penanganan covid-19 sebesar USD46,6 miliar.
Alokasi dana itu termasuk stimulus ekonomi bagi para pelaku usaha sejumlah USD17,2 miliar,
setara dengan Rp893,2 miliar (kurs dolar AS Rp14 ribu).
"Stimulus ekonomi dimaksudkan agar pelaku usaha tetap terus melanjutkan kegiatan usaha
sehingga dapat menghindari adanya PHK terhadap para pekerjanya," kata Menaker lewat
keterangan resminya, dikutip dari Media Indonesia , Senin, 6 Juli 2020.
Dalam pertemuan ILO yang digelar pada Kamis, 2 Juli 2020 itu, Ida memaparkan beberapa
kebijakan kementeriannya. Pertama, langkah-langkah mitigasi dampak pandemi covid-19 di
sektor ketenagakerjaan berupa kebijakan tanggap ( rapid policy responses ).
Kebijakan kedua, penyediaan sejumlah program berupa insentif pajak penghasilan, relaksasi
pembayaran pinjaman/kredit, dan dalam waktu dekat akan dikeluarkan kebijakan relaksasi iuran
jaminan sosial.
218

