Page 28 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 07 JULI 2020
P. 28

Pada 2001, Etty didakwa menjadi penyebab meninggalnya sang majikan, Faisal al-Ghamdi. Etty
              dituduh meracuni sang majikan.

              Pada kesempatan ini, Menaker Ida menyatakan komitmennya untuk terus mengadvokasi PMI
              yang tengah mengalami masalah tersebut. Dia juga mengatakan bahwa dalam waktu dekat
              akan menjemput PMI kembali yang mengalami masalah imigrasi di Malaysia dan akan segera
              pulang.

              "Dalam waktu dekat kami akan menjemput teman-teman yang mengalami masalah imigrasi di
              Malaysia yang alhamdulillah dibebaskan dengan tanpa denda. Itu juga atas kerja keras semua
              pihak melalukan diplomasi dengan temen-teman di Malaysia," katanya.

              Lebih  lanjut  dia  menjelaskan  bahwa  pihaknya  sedang  melakukan  moratorium  dengan
              Pemerintah  Arab  Saudi  untuk    penempatan    PMI.  Nantinya  penempatan  melalui  Sistem
              Penempatan  Satu Kanal (SPSK) SPSK.

              Menurut dia, dengan sistem tersebut, perlindungan terhadap PMI akan lebih maksimal karena
              berbadan hukum, bukan perorangan.

              Terkait  permintaan  pembukaan  kembali  penempatan  PMI  ke  luar  negeri,  Kemnaker  masih
              melakukan  koordinasi  dan  evaluasi  dengan  berbagai  gugus  tugas  dan  negara  penempatan
              karena  pandemi  Covid-19  masih  berlangsung.  Penundaan  sementara  keberangkatan  PMI
              merupakan sebagai perlindungan terhadap PMI.

              "Kami sedang menyusun protokol untuk penempatan kembali. Kami sedang koordinasi dengan
              gugus  tugas  menyangkut  kesiapan  negara  penempatan.  Jadi  kita  tunda  sementara
              pemberangkatan  karena  memang  semua  negara  penempatan  juga  mengalami  pandemi,"
              ujarnya.









































                                                           27
   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33