Page 96 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 07 JULI 2020
P. 96
Judul Sekda: Ety Bisa Kembali Berkat Doa Seluruh Masyarakat Majalengka
Nama Media sindonews.com
Newstrend Kepulangan PMI Etty
Halaman/URL https://daerah.sindonews.com/read/92404/701/sekda-ety-bisa-
kembali-berkat-doa-seluruh-masyarakat-majalengka-1594051672
Jurnalis Inin Nastain
Tanggal 2020-07-06 23:15:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Eman Suherman (Sekda Majalengka) Yang bersangkutan (Ety) sudah sampai di
Jakarta. Sedang nunggu hasil PCR. Insya Allah kalau hasilnya negatif, langsung pulang
positive - Eman Suherman (Sekda Majalengka) Pemerintah sedang menyiapkan kedatangan Bu
Ety
positive - Eman Suherman (Sekda Majalengka) Ini adalah buah dari doa seluruh masyarakat
Majalengka. Sejak awal Pemda Majalengka berupaya melakukan langkah-langkah teknis dan
politis dengan meminta bantuan Presiden SBY saat itu agar bisa membantu membebaskan Ety,
dan juga meminta doa dari seluruh masyarakat agar ada keajaiban. Sehingga yang
bersangkutan (Ety) dibebaskan
positive - Eman Suherman (Sekda) Alhamdulillah sekarang sudah bebas dan bisa berkumpul lagi
dengan keluarga, walaupun prosesnya sangat panjang dan dengan adanya diat. Sekali lagi kami
haturkan terimakasih kepada seluruh masyarakat, Kemlu, dan semua pihak yang telah membatu
pembebasan Ety binti Toyib
Ringkasan
MAJALENGKA - TKI asal Majalengka yang lolos dari hukuman mati di Arab Saudi, Ety Rohaeti
binti Toyib Anwar (50), telah tiba di Tanah Air. Namun, yang bersangkutan tidak langsung ke
kampung halaman lantaran harus mengikuti protokol kesehatan COVID 19 terlebih dulu.
SEKDA: ETY BISA KEMBALI BERKAT DOA SELURUH MASYARAKAT MAJALENGKA
MAJALENGKA - TKI asal Majalengka yang lolos dari hukuman mati di Arab Saudi, Ety Rohaeti
binti Toyib Anwar (50), telah tiba di Tanah Air. Namun, yang bersangkutan tidak langsung ke
kampung halaman lantaran harus mengikuti protokol kesehatan COVID 19 terlebih dulu.
95

