Page 91 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 07 JULI 2020
P. 91

RUU CIPTA KERJA DIHARAPKAN MAMPU TEKAN ANGKA PENGANGGURAN,
              TERUTAMA SAAT PANDEMI

              Merdeka.com  -     Pengamat  ketenagakerjaan  Indonesian  dari  Consultant  at  Law  (IClaw),
              Hemasari  Dharmabumi  menilai  RUU  Cipta  Kerja  dibutuhkan  untuk  mengatasi  angka
              pengangguran yang masih di atas 5 persen. Apalagi di saat pandemi covid-19.

              "Sangat urgent RUU Cipta Kerja kalau menurut saya. Sebetulnya tidak ada Covid pun urgent,
              Kenapa? Karena tingkat pengangguran kita masih tinggi di atas 5 persen," jelas Hemasari, Senin
              (6/7).

              "RUU ini adalah rancangan undang-undang untuk menciptakan lapangan pekerjaan," jelas dia.

              Hemasari mengungkpkan terciptanya lapangan kerja berkat RUU Cipta kerja berdampak positif
              bagi buruh. Sebab, dia mengatakan buruh akan mendapat pekerjaan.

              BPS  menunjukkan  pada  tahun  2019  angka  pengangguran  terbuka  sebesar  5,28  persen.
              Terdapat 5 orang penganggur dari 100 orang angkatan kerja di Indonesia.


              "Kalau  tingkat  pengangguran  tinggi  itukan  negatif  buat  buruh.  Karena  kalau  dalam  situasi
              pengangguran  tinggi,  menjadi  sulit  buat  buruh  menciptakan  kesejahteraannya  atau
              menegosiasikan kesejahteraannya," tutur Hemasari.

              Hemasari  berkata  hukum  pasar  ketenagakerjaan  mengatakan  bahwa  tingkat  pengangguran
              yang  tinggi  akan  membuat  kesejahteraan  buruh  menjadi  rendah.  Oleh  karena  itu,  dia
              mendukung  pemerintah  menciptakan  RUU  Cipta  Kerja  yang  dapat  menciptakan  lapangan
              pekerjaan agar pengangguran tidak meningkat.

              "Sekarang  pengangguran  kita  tinggi  nih.  Kalau  pengangguran  bisa  diatasi,  otomatis
              kesejahteraan akan naik. Kenapa? Sulit pasti bagi perusahaan untuk mendapatkan tenaga kerja
              kan. Oleh karena itu posisi tawar buruh lebih baik," katanya.

              Hemasari  mengatakan  RUU  Cipta  Kerja  bisa  menarik  investasi  di  dalam  negeri.  Dampaknya
              membuka peluang banyak orang untuk mendapat pekerjaan.
              "RUU Cipta Kerja ini untuk mencipta pekerjaan kan. Pencipta pekerjaan itu perusahaan, bukan
              buruh.  Buruh  kan  yang  mengisi  lapangan  pekerjaan.  Jadi  UU  ini  untuk  menarik  investasi.
              Positifnya buat buruh ya berarti yang menganggur semakin sedikit," tutup Hemasari. [ded].



























                                                           90
   86   87   88   89   90   91   92   93   94   95   96