Page 87 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 07 JULI 2020
P. 87
"Tapi, pesannya adalah bahwa siapapun dan apapun atas nama kemanusiaan tidak boleh ada
warga kita yang kemudian dihukum pancung atau dihukum mati untuk kasus yang memang
belum 'clear' seperti Ibu Eti ini," katanya.
Sementara itu, Eti Binti Toyib mengucapkan rasa syukur setelah bebas dari hukuman dan bisa
kembali ke Tanah Air.
"Alhamdulillah bisa bebas dari hukuman. Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan
semuanya. Mudah-mudahan ada hikmahnya untuk semua. Saya cuma bisa berdoa," tuturnya.
Selama menjalani hidup di penjara 19 tahun, Eti Binti Toyib menghafal Al Quran, selain
melakukan pekerjaan lainnya, dan juga mengaku tidak ingin kembali lagi menjadi pekerja
migran. Eti mengaku tidak merasa melakukan apa yang dituduhkan, yakni meracuni majikan.
"Majikan saya itu pergi ke Jeddah naik mobil sendiri. Paginya sarapan bersama istrinya.
Malamnya makan di restoran. Saya nggak merasa bersalah. Sampai di pengadilan saya ditanya-
tanya dan akhirnya dihukum mati. Saya tetap sabar aja. Biar nanti Allah yang menjawab itu
semua," ujarnya..
86

