Page 27 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JANUARI 2020
P. 27

Title          TAHUN 2019, HASIL INVESTASI BPJS KETENAGAKERJAAN TEMBUS RP 29,2 TRILIUN
                Media Name     kontan.co.id
                Pub. Date      23 Januari 2020
                               https://keuangan.kontan.co.id/news/tahun-2019-hasil-investasi-bpjs-ket enagakerjaan-
                Page/URL
                               tembus-rp-292-triliun
                Media Type     Pers Online
                Sentiment      Positive















               BPJS Ketenagakerjaan atau kini disebut BPJamsostek mencatatkan kinerja investasi
               menggembirakan pada tahun lalu. Lembaga ini berhasil meraih hasil investasi
               sebesar Rp 29,2 triliun atau meningkat 6,9% secara year on year (yoy).

               Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga BPJamsostek Irvansyah Utoh
               Banja menjelaskan, peningkatan hasil investasi tersebut berkat strategi investasi
               yang mengutamakan hasil optimal bagi peserta dengan mempertimbangkan risiko
               yang terukur.

               "Kami juga tidak mengesampingkan prinsip tata kelola dan kehati-hatian dalam
               berinvestasi," kata lelaki yang akab disapa Utoh kepada Kontan.co.id, Kamis (23/1).

               Ambil contoh, ketika BPJamsostek mulai melihat kecenderungan pasar saham
               terkoreksi, pihaknya mulai memperbesar alokasi pengembangan dana pada
               instrumen yang bersifat fixed income dalam bentuk surat berharga negara (SBN)
               dan deposito. Instrumen investasi deposito ditempatkan 97% pada bank
               pemerintah.

               Saat ini, dana kelolaan asuransi sosial ini mencapai Rp 431,7 triliun, atau meningkat
               18,3% dari realisasi tahun lalu. Dana kelolaan tersebut ditempatkan di beberapa
               instrumen investasi mulai dari surat utang 60%, saham 19%, deposito 11%,
               reksadana 9%, dan investasi langsung 1%.

               Untuk instrumen saham, sebanyak 98% ditaruh di kategori saham bluechips atau
               LQ45, sedangkan sisanya saham non-LQ45.

               Ia memastikan, BPJamsostek hanya berinvestasi pada emiten BUMN, emiten dengan
               saham yang mudah diperjualbelikan, berkapitalisasi besar, memiliki likuiditas yang
               baik memberikan deviden secara periodik.

               "Penempatan dana juga dilakukan secara selective buy dengan memperhatikan
               fundamental yang baik dari masing-masing emiten. Jadi tidak ada investasi di



                                                       Page 26 of 62.
   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32