Page 34 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JANUARI 2020
P. 34

Title          WAPRES: PEMERINTAH TERBUKA DIALOG RUU OMNIBUS LAW
                Media Name     republika.co.id
                Pub. Date      23 Januari 2020
                               https://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/20/01/23/q4j6on428 -wapres-
                Page/URL
                               pemerintah-terbuka-dialog-ruu-omnibus-law
                Media Type     Pers Online
                Sentiment      Positive







               Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan pemerintah masih mengkaji isi draf RUU
               Omnibus Law. Untuk itu, ia mengatakan, pemerintah terbuka untuk menerima
               masukan dari berbagai pihak terkait draft rancangan undang-undang (RUU)
               Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja.

               Ma'ruf mengatakan dialog khususnya terkait poin-poin yang menjadi persoalan.
               "Kalau pemerintah itu kan selalu juga mendengar berbagai pihak jadi melakukan
               dialog-dialog dengan pihak buruh, pengusaha dan pihak-pihak yang terlibat," ujar
               Ma'ruf di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (22/1).

               Ma'ruf mengatakan hal itu untuk memastikan penyusunan RUU Omnibus Law harus
               didasari kesepakatan semua pihak, bukan sepihak dari pemerintah. Pernyataan
               tersebut disampaikan Ma'ruf sekaligus membantah bahwa pemerintah terlalu
               tergesa-gesa sehingga menyusun Omnibus Law dalam waktu singkat.

               "Penyusunan itu didasari kesepakatan-kesepakatan sehingga tidak menimbulkan
               reaksi, kalau pun ada prinsip-prinsip tapi perlu ada penyempurnaan karena juga
               dengan daerah karena menyangkut soal daerah, perburuhan, pengusaha dan pihak
               pihak lain," ujarnya.

               Kendati demikian, Ma'ruf juga mengamini keinginan pemerintah agar draft RUU
               Omnibus Law ini bisa diselesaikan segera. "Tapi, realisasinya kan tergantung
               pembicaraan di DPR. Saya sih mengharapkan kalau cepat, bagus, artinya kita sudah
               mengantisipasi hal-hal yang selama ini jadi hambatan terutama dalam proses
               investasi, tenaga kerja, perpajakan," katanya.

               Sebelumnya, ratusan buruh yang melakukan aksi di depan Gedung DPR beberapa
               waktu lalu. Mereka menyoroti penyusunan RUU Omnibus Law oleh pemerintah yang
               dinilai terlalu terburu.

               Mereka meminta pemerintah dan DPR tak tergesa-gesa dalam merumuskan
               Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja. "Kalau tetap terburu-buru, pasti akan ada
               gerakan aksi yang begitu besar. Semua serikat buruh menolak omnibus law. Tidak
               ada satupun, boleh diperiksa," ujar Said Iqbal di Kompleks Parlemen RI, Senayan,
               Jakarta, Senin (20/1).




                                                       Page 33 of 62.
   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38   39