Page 86 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2019
P. 86

Pemberian perlindungan bagi para pekerja tersebut, katanya, bertujuan untuk
               mencegah munculnya kemiskinan baru terjadi resiko kecelakaan kerja. "Kami ingin
               masyarakat lebih memahami apa manfaat BPJS Ketenagakerjaan. Harapan kami
               adalah seluruh pekerja, sektor apapun itu, dipastikan mendapatkan perlindungan
               BPJS Ketenagakerjaan," kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Ainul Khalid.

               Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY
               Andung Prihadi Santosa, pihaknya akan meminta Dinas Perizinan dan Penanaman
               Modal (DPPM) DIY untuk memberikan sanksi administrasi kepada perusahaan yang

               membandel.

               "Ini supaya mereka [badan usaha] mematuhi ketentuan UU dan Permenaker
               Ketenagakerjaan. Ini terkait dengan tingkat kepatuhan badan usaha atau
               perusahaan yang ada di DIY," katanya usai menggelar Rakorda Pengawasan
               Terpadu BPJS Ketenagakerjaan bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY,
               Rabu (7/8/2019).

               Selain itu, Disnakertrans juga akan mengupayakan perubahan aturan terkait
               kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk wilayah DIY. Salah satunya, status Surat
               Edaran (SE) Gubernur DIY Sultan HB X No.560/06595 tentang Pelaksanaan Program
               Jaminan Sosial Tenaga Kerja akan ditingkatkan lagi menjadi Peraturan Gubernur
               (Pergub) agar posisinya bisa lebih kuat lagi.


               "Peningkatan aturan ini juga untuk memperkuat dan mamperluas kepesertaan di
               sektor informal nanti," kata Andung.

               Secara umum, katanya, coverage kepesertaan badan usaha ke dalam program BPJS
               Ketenagakerjaan cukup bagus. Capaiannya saat ini sebesar 97%. Ke depan,
               pihaknya akan mendorong kepesertaan lebih luas di sektor informal. Seperti pekerja
               bukan penerima upah, nelayan, petani dan kelompok-kelompok keagamaan.

               "Tahun ini kami melakukan pengawasan kepada 101 badan usaha, alhamdulilah
               sebagian sudah memenuhi tanggungjawabnya," kata Andung.



















                                                       Page 85 of 142.
   81   82   83   84   85   86   87   88   89   90   91