Page 28 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 05 JULI 2019
P. 28
Title BAPPENAS DORONG PEMPROV SULUT BERI JAMINAN SOSIAL PEKERJA INFORMAL
Media Name antaranews.com
Pub. Date 04 Juli 2019
https://www.antaranews.com/berita/940638/bappenas-dorong-pemprov-sulut -beri-
Page/URL
jaminan-sosial-pekerja-informal
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Manado - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan
Pembangunan Nasional (Bappenas) mendorong kepedulian pemerintah Sulawesi Utara
untuk memberikan jaminan sosial tenaga kerja informal.
"Memang harus diakui secara nasional angka peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial
Ketenagakerjaan (BPJSTK) pekerja informal masih sedikit," kata Direktur Perencanaan dan
Kependudukan Bappenas Maliki usai membuka Lokakarya Sistem Jaminan Sosial Nasional di
Manado, Kamis.
Maliki mengatakan kepesertaan pekerja informal masih kecil dibandingkan dengan potensi
yang ada baik nasional maupun di Sulawesi.
Dia menjelaskan memang perlu sosialisasi dan edukasi kepada pekerja informal bahwa
menjadi peserta BPJS itu sangat penting, sehingga lewat kegiatan lokakarya ini akan
mampu menciptakan strategi dan inovasi sehingga semakin banyak tenaga kerja yang akan
dilindungi.
Asisten Deputi Bidang Kepesertaan Bukan Penerima Upah (BPU) Hadi Purnomo mengatakan
pihaknya mengapresiasi pemerintah Sulut yang mulai peduli terhadap pekerja informal.
"Provinsi Sulut yang telah membiayai iuran pekerja lintas agama, dan beberapa kabupaten
kota lainnya bagi pekerja rentan," kata Hadi.
Hadi mengatakan akan terus ditingkatkan dan mengubah pola pikir masyarakat luas, bahwa
jaminan sosial sudah menjadi kebutuhan bukan hanya sekedar perlindungan semata.
Kepala Bapeda Sulut Ricky Toemanduk mengatakan pemerintah telah memasukkan
anggaran dalam APBD dalam melindungi pekerja rentan di Sulut.
"Saat ini sudah jalan pekerja lintas agama sekitar 75 ribu pekerja, dan sementara didata
para sopir angkot dan pekerja rentan lainnya," jelasnya.
Staf Ahli Pemkot Manado Atto RM Bulo mengatakan Pemkot Manado sudah berkomitmen
akan melindungi pekerja informal di Manado dalam BPJSTK.
"Saat ini sementara melakukan pendataan, karena diperkirakan pekerja informal di Manado
sekitar 30 persen dari keseluruhan tenaga kerja yang ada," katanya.
Lokakarya SJSN di Manado diikuti oleh 250 peserta dari delapan provinsi di Sulawesi dan
Maluku.
Page 27 of 104.

