Page 121 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 JUNI 2020
P. 121
Judul Nasib Pekerja Tak Menentu
Nama Media Kompas
Newstrend Dampak Virus Korona
Halaman/URL Pg10
Jurnalis jud
Tanggal 2020-06-06 06:06:00
Ukuran 125x255mmk
Warna Halaman Hitam/Putih
AD Value Rp 103.125.000
News Value Rp 309.375.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korpo
Sentimen positive
Ringkasan
Tidak ada jaminan bahwa semua pekerja yang menjadi korban PHK dan dirumahkan selama
PSBB bisa kembali bekerja di fase normal baru. Ini yang akan menjadi tantangan ke depan.
Fase normal baru yang diharapkan bisa kembali menggerakkan roda ekonomi belum tentu
mampu menjawab persoalan pengangguran di tengah pandemi. Pemulihan ekonomi yang
memakan waktu, protokol baru di dunia usaha, dan potensi pergeseran tren baru di pasar
tenaga keija membuat nasib pekerja korban Co-vid-19 menjadi tak menentu.
NASIB PEKERJA TAK MENENTU
Tidak ada jaminan bahwa semua pekerja yang menjadi korban PHK dan dirumahkan selama
PSBB bisa kembali bekerja di fase normal baru. Ini yang akan menjadi tantangan ke depan.
Fase normal baru yang diharapkan bisa kembali menggerakkan roda ekonomi belum tentu
mampu menjawab persoalan pengangguran di tengah pandemi. Pemulihan ekonomi yang
memakan waktu, protokol baru di dunia usaha, dan potensi pergeseran tren baru di pasar
tenaga keija membuat nasib pekerja korban Co-vid-19 menjadi tak menentu.
Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Fadhil Hassan, di
Jakarta, Jumat (6/5/62020), mengatakan, pemulihan ekonomi dalam fase normal baru tidak
akan secepat membalikkan telapak tangan. Ada beberapa sektor yang dalam waktu dekat ini
perlu direlakan karena membutuhkan waktu sangat lama untuk pulih.
Di sisi lain, ada sektor atau jenis usaha yang tidak akan kembali pulih selama Covid-19 masih
ada. Misalnya, industri pariwisata dan penerbangan yang sulit kembali beroperasi sesuai
kapasitas semula karena arus perjalanan orang tidak bisa kembali normal di tengah pandemi.
Sektor lain yang bisa langsung beroperasi pun tidak bisa langsung pulih. Protokol kesehatan
baru di dunia usaha mengharuskan perusahaan untuk beroperasi dengan kapasitas setengah
120

