Page 32 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 JUNI 2020
P. 32

Selain dipukul dan ditendang, mereka juga kerap menjalani kerja paksa tanpa waktu istirahat.
              Selama bekerja kedua ABK kapal ini tidak diberikan izin berkomunikasi dengan keluarga, bahkan
              mereka juga tidak pernah mendapatkan gaji.

              Sementara  Kapolres  Karimun  AKBP  Muhammad Adenan  mengatakan,  pihaknya  akan  segera
              berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait guna menindaklanjuti peristiwa yang menimpa
              kedua ABK.

              "Andri  Juniansyah  asal  Sumbawa  Nusa  Tenggara  Barat  dan  Reynalfi  asal  Pematang  Siantar
              Sumatera Utara ini merupakan korban perdagangan manusia yang ditawarkan bekerja di pabrik
              tekstil dan baja di Korea oleh PT Duta Grup asal Jakarta. Keduanya dijanjikan upah hingga 40
              juta rupiah," jelas Kapolres  Alih-alih diberangkatkan menuju Korea, mereka bersama 11 orang
              WNI lainnya justru diantar ke kapal China saat di Singapura..




























































                                                           31
   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37