Page 35 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 JUNI 2020
P. 35
Judul Pemprov DKI Terbitkan Aturan Protokol Kerja Perusahaan
Nama Media mediaindonesia.com
Newstrend Protokol Pencegahan Covid 19 di Tempat Kerja
Halaman/URL https://mediaindonesia.com/read/detail/318930-pemprov-dki-
terbitkan-aturan-protokol-kerja-perusahaan
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-06-07 23:36:00
Ukuran 0
Warna Halaman Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PPK & K3
Layanan Korpo
Sentimen positive
Ringkasan
DINAS Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI JakartaQ menerbitkan aturan perihal
protokol kerja kepada seluruh perusahaan yang ada di Ibu kota selama pembatasan sosial
berskala besar (PSBB) masa transisi. Besok (8/6) seluruh kantor dapat beroperasi kembali.
Dalam Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI
Jakarta Nomor 1363 Tahun 2020 tentang Protokol Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di
Perkantoran/ Tempat Kerja saat Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif,
perusahaan diminta membatasi jumlah pekerja yang hadir sebanyak 50%.
PEMPROV DKI TERBITKAN ATURAN PROTOKOL KERJA PERUSAHAAN
DINAS Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI JakartaQ menerbitkan aturan perihal
protokol kerja kepada seluruh perusahaan yang ada di Ibu kota selama pembatasan sosial
berskala besar (PSBB) masa transisi. Besok (8/6) seluruh kantor dapat beroperasi kembali.
Dalam Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI
Jakarta Nomor 1363 Tahun 2020 tentang Protokol Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di
Perkantoran/ Tempat Kerja saat Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif,
perusahaan diminta membatasi jumlah pekerja yang hadir sebanyak 50%.
"Melakukan penyesuaian hari kerja, jam kerja, shift kerja, dan sistem kerja untuk beradaptasi
dengan kondisi pandemi Covid-19 dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan," ujar Kepala
Disnaker DKI Jakarta Andri Yansyah dalam isi SK tersebut, Jakarta, Minggu (7/6).
Seluruh pekerja dan pengunjung diwajibkan setiap saat menggunakan masker dan alat
pelindung diri lainnya sesuai kebutuhan selama berada di lingkungan perkantoran.
Perusahaan di Jakarta juga meminta melakukan pengaturan penggunaan fasilitas pekerja di
perkantoran untuk mencegah terjadinya kerumunan seperti di tempat ibadah, kantin, tempat
istirahat, sarana olahraga, sarana hiburan, dan lain-lain.
34

