Page 124 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 SEPTEMBER 2019
P. 124

pelindungan Pekerja Migran Indonesia dan Keputusan Kemnaker serta Keputusan

               Dirjen Binapenta dengan membuat kesepakatan baru terkait sistem penempatan
               satu kanal ke Arab Saudi," ujar Tatang.



               Dasar hukum sistem penempatan satu kanal ini adalah pertama, Technical
               Arrangement Pemerintah Indonesia dengan KSA yang ditandatangani pada tanggal

               11 Oktober 2018; Kedua, Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 291 Tahun

               2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran
               Indonesia di Kerajaan Arab Saudi melalui Sistem Penempatan Satu Kanal; Ketiga,

               Keputusan Direktur Jenderal Binapenta dan PKK Nomor Kep.735/PPTKPKK/IV/2019

               tentang Penetapan P3MI sebagai Pelaksana Penempatan SPSK. SPSK tidak

               mencabut moratorium penempatan TKI PLRT (Permenaker 260/2015) SPSK
               merupakan pilot project penempatan PMI untuk jabatan domestik formal yang

               dipekerjakan kepada pengguna Badan Hukum bukan individu. Untuk diketahui,

               Sistem Penempatan Satu Kanal (SPSK) ini terintegrasi secara online antara

               Pemerintah Republik Indonesia dengan Kerajaan Arab Saudi, dimulai dari informasi,
               pendaftaran, seleksi, penempatan, dan pemulangan di bawah kendali Pemerintah

               Republik Indonesia. Prinsip dan mekanisme sistem satu kanal ini sesuai dengan

               Supply dan Demand. Lokasi penempatan di kota Jeddah, Riyadh, Madinah, dan
               Wilayah Timur (Dammam, Dhahran, dan Khobar). Sistem ini dilakukan oleh kedua

               negara dengan sistem yang terintegrasi. Membutuhkan waktu 6 Bulan Periode Pilot

               Project, dengan 2 Tahun Masa Kontrak Kerja, Untuk jabatan: Housekeeper, Baby
               Sitter, Family Cook, Elderly Care Taker, Family Driver, Child Care Worker. Evaluasi

               dapat dilakukan setiap 3 bulan oleh Joint Task Force kedua pihak. Hasil evaluasi

               menentukan kelanjutan pilot project serta di bawah kendali Pemerintah Republik

               Indonesia.


               Dalam SPSK ini hubungan kerja PMI tidak secara langsung dengan pengguna

               perseorangan, melainkan dengan agensi penempatan Arab Saudi (Syarikah) dan

               P3MI yang sudah ditetapkan dapat melakukan proses penempatan. Kemudian, Satu
               Syarikah maksimal memiliki Perjanjian Kerja Penempatan (PKP) dengan 3 (tiga)





                                                      Page 123 of 166.
   119   120   121   122   123   124   125   126   127   128   129