Page 204 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 204
Ida Fauziah juga menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas pekerja di Indonesia
dengan memaksimalkan Balai Pelatihan Kerja untuk meningkatkan kompetensi mereka yang
sebelumnya amsih low skill menjadi high skill. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi
Saat ini, menurutnya, ada sekitar 123 Juta Angkatan kerja dengan tingkat pengangguran sekitar
7 juta jiwa dan kebanyakandari mereka yag menganggur adalah lulusan perguruan tinggi dan
SMA. Hal ini menurutnya terjadi karena tidak adanya link and match antara perguruan tinggi
dan dunia kerja, sehingga ia bertekad untuk membangun link and match tersebut.
Selain soal ketenagakerjaan, Ida Fauziah juga memiliki komitmen tinggi soal vokasi. Dalam
wawancara usai Ratas dengan presiden pada bulan Desember 2019, Ida menyatakan
komitmennya dalam mendukung program vokasi, termasuk dalam memberikan pelatihan bagi
penerima program kartu prakerja.
Untuk mendukung program vokasi, Ida menyiapkan seluruh LPK milik swasta dan BLK milik
Pemerintah ntuk berkoordinasi menyesuaikan materi pelatihan yang diberikan sesuai dengan
kebutuhan industry saat ini. Selain itu, dari 2000 LPK yang sudah terdaftar, ia berharap LPK
tesebut bisa segera terakreditasi, sehingga tidak hanya sekedar menciptakan tenaga kerja yang
standar, tapi jugasesuai dengan standar kompetensi dunia usaha.
Selain itu, Ida juga dikenal memiliki komitmen tnggi terhadap perlindungan pekerja migran
Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan komitmennya untuk melakukan penghentian penempatan
PMI untuk sementara selama masa pandemi Covid 19. Ida juga focus terhadap isu pekerja
migran Indonesia terutama perempuan yang sudah ia lakukan sejak aktif di Fatayat.Salah satu
contoh komitmennya atas perlindungan PMI Wanita adalah keberhasilannya menyelamatkan Ety
Toyib, PMI asal Majalengka dari hukuman mati yang dijatuhkan pemerintah Arab Saudi..
203

