Page 214 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 214

"Sekarang mulai aktif lagi yang dulu dirumahkan pertama 429 orang, sekarang sudah mulai
              masuk kerja," ujarya, Jumat (17/7).

              Menurut Ricky, Disnaker Garut sudah memonitoring perusahaan besar, sedang dan kecil yang
              sebelumnya dilaporkan ter-dampak Covid-19 sehingga terpaksa harus merumahkan beberapa
              karyawannya. Ia menyebut, kebijakan merumahkan kaiyawannya itu karena adanya batasan
              beraktivitas  di  kawasan  industri  dan  menurunnya  pertumbuhan  ekonomi  di  dalam  negeri
              maupun luar negeri dampak wabah Covid-19.
              "Alhamdulillah,  sekarang  dalam  pelaksanaannya  di  lapangan  sudah  mulai  menggeliat  lagi.
              Seperti PT. Changsin yang dulu merumahkan karyawannya, sekarang sudah mulai bekerja lagi,"
              ucapnya.

              Meski kegiatan perusahaan sudah berangsur membaik, terang Ricky, namun aturan tentang
              protokol  kesehatan  pencegahan  Co-vid-19  tetap  harus  dipatuhi  dan  dijalankan  oleh  setiap
              perusahaan.

              "Seperti  menyediakan  tempat  cuci  tangan,  jaga  jarak,  tidak  berkerumun  dan  selalu
              menggunakan masker," katanya.

              Selain itu, lanjut Ricky, karyawan yang sedang hamil maupun sakit untuk sementara waktu tidak
              diperbolehkan bekerja dulu guna menghindari penyebaran penyakit, khususnya virus corona
              atau Covid-19.

              "Jadi yang sebelumnya dirumahkan tidak semuanya kembali bekerja. Ada pengecualian, yaitu
              sedang hamil dan yang sakit," ucapnya.

              Ricky  menambahkan,  berdasarkan  data  yang  ada  di  pihaknya,  jumlah  perusahaan  besar,
              sedang, dan kecil di Kabupaten Garut tercatat sebanyak 711 perusahaan, termasuk industri
              perhotelan dan restoran dengan jumlah pekerja mencapai sekitar 48 ribuan orang.
              "Seperti kita ketahui bersama, industri perhotelan dan restoran juga sangat terdampak akibat
              wabah Covid-19 ini, dan tidak sedikit yang terpaksa harus merumahkan karyawannya. N amun
              sekarang, Alhamdulillah wisata sudah dibuka lagi, jadi mulai ramai," katanya, (ags)**

              caption-

              RIBUAN honorer yang tergabung dalam Fagar saat melakukan aksi unjuk rasa di gedung DPRD
              Garut, Jalan Patriot, beberapa waktu lalu.

























                                                           213
   209   210   211   212   213   214   215   216   217   218   219