Page 224 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 224

Kabid Humas Polda  Lampung  Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, Kepala BP2MI  Lampung
              Ahmad Salabi, Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri Disnaker  Lampung  Eko
              Heru Misgianto, dan perwakilan TNI.

              Jenazah yang berada dalam peti itu selanjutnya dibawa ke rumah duka menggunakan mobil
              ambulans milik RSUDAM. Kedatangan jenazah berbarengan dengan Peratin Pekon Rawas Pesisir
              Tengah Kabupaten Pesisir Barat Benzar Bunyamin yang menumpang pesawat Lion Air. Ranggi
              mengaku bersyukur karena jenazah sudah tiba di  Lampung  .
              "Hari  ini  saya  datang  mewakili  keluarga  besar  korban.  Kedua  orangtuanya  menunggu  di
              kampung halaman," kata Ranggi.

              Ranggi menjelaskan, Hasan merupakan anak sulung dari lima bersaudara pasangan Gunawan
              Syukur dan Karni. Hasan bekerja di kapal dengan iming-iming penghasilan yang lumayan besar.
              Meski sempat dilarang oleh ayahnya, Hasan bersikeras.

              Bersama rekannya, Agus Setiawan, Hasan pun melamar menjadi ABK lewat PT Mandiri Tunggal
              Bahari (MTB) di Tegal, Jawa Tengah. Ranggi menjelaskan, Hasan ingin sekali membahagiakan
              kedua orangtuanya. Bahkan, gaji pertamanya langsung dikirim ke ayah dan ibunya.

              "Saya dengar ceritanya saja sedih. Jadi dia ini gaji pertamanya Rp 3,5 juta langsung dikirim ke
              orangtuanya," katanya.

              "Dia  juga  ingin  beli  tanah,  membangun  rumah  lalu  menikah,"  ucap  Ranggi,  seraya
              menambahkan, Hasan memiliki riwayat penyakit asma.

              (Tribunlampung.co.id/Bayu  Saputra)    Artikel  ini  telah  tayang  di  tribunlampung.co.id  dengan
              judul    Jenazah  ABK  asal  Pesisir  Barat  Tiba  di  Lampung,  Hasan  Kirim  Gaji  Pertamanya  ke
              Orangtua.







































                                                           223
   219   220   221   222   223   224   225   226   227   228   229