Page 286 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 286

Gender dalam Tugas dan Fungsi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia." Disertasinya
              diuji oleh Prof. Dr. Bahrullah Akbar M.B.A, Prof. Dr. I Nyoman Sumaryadi, MSi dan Prof. Dr.
              Khasan Effendy, MPd serta disaksikan oleh Ketua DPR RI Puan Maharani, Wakil Ketua DPR RI
              Muhaimin  Iskandar,  Menteri  Pemberdayaan  Perempuan  dan  Perlindungan  Anak  I  Gusti  Ayu
              Bintang Darmawati, Menteri Desa Abdul Halim Iskandar dan sejumlah pejabat tinggi negara
              lain.

              Ida mengajukan sejumlah konsep dan strategi baru dalam mendorong implementasi kebijakan
              PUG,  yang  muaranya  adalah  penguatan  kapasitas  perempuan,  terutama  tingkat  pendidikan
              warga negara Indonesia, khususnya kaum perempuan.

              "Dari hasil penelitian ada beberapa saran praktis yang saya sampaikan, seperti implementasi
              kebijakan  pengarusutamaan  gender  dalam  pembangunan  nasional  perlu  ditingkatkan  dan
              diperluas,  Meningkatkan  konsolidasi  sumber  daya  dan  upaya  untuk  mengoptimalkan
              implementasi  kebijakan  pengarusutamaan  gender  di  berbagai  bidang  kehidupan  dan
              mengoptimalkan  peran  politisi  perempuan  dalam  proses  implementasi  kebijakan
              pengarusutamaan gender," papar Ida terkait disertasinya, Jumat (17/7).

              Perempuan  yang  juga  merupakan  Ketua  Lembaga  Kemaslahatan  Keluarga  Nahdlatul  Ulama
              (LKKNU)  periode  2015-2020  itu  kini  menegaskan  komitmen  untuk  penguatan  kapasitas
              perempuan salah satunya seperti dalam kasus Omnibus Law. Ida menegaskan perlindungan
              terhadap tenaga kerja sudah ia bahas bersama serikat buruh dan asosiasi pengusaha. Ia juga
              menegaskan perlindungannya terhadap pelaut awak kapal dan pelaut perikanan yang tertuang
              dalam RPP terkait awak kapal dan perikanan.

              Ida Fauziah juga menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas pekerja di Indonesia
              dengan memaksimalkan Balai Pelatihan Kerja untuk meningkatkan kompetensi mereka yang
              sebelumnya amsih low skill menjadi high skill.
              "Saya juga berkomitmen untuk mendukung program vokasi, termasuk memberikan pelatihan
              bagi penerima program kartu prakerja. Kami menyiapkan seluruh LPK milik swasta dan BLK milik
              Pemerintah untuk berkoordinasi menyesuaikan materi pelatihan yang diberikan sesuai dengan
              kebutuhan industri saat ini," tutur Ida.
              Ida  berharap  2.000  LPK  yang  sudah  terdaftar  segera  bisa  mendapat  akreditasi.  Sehingga
              nantinya tidak hanya sekadar menciptakan tenaga kerja yang standar, tapi juga sesuai dengan
              standar kompetensi dunia usaha.(RO/OL-5).




























                                                           285
   281   282   283   284   285   286   287   288   289   290   291