Page 317 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 317
Deputi Direktur Bidang Humas dan Antara Lembaga BP Jamsostek, Irvansyah Utoh Banja
mengatakan, nilai pencairan meningkat 16 persen secara tahunan dari Rp12,37 triliun pada
Januari-Juni 2019.
Sementara, jumlah pengajuan klaim naik 10 persen dari sekitar 1,05 juta pada Januari-Juni
2019.
Utoh menduga, peningkatan jumlah pencairan dan pengajuan klaim terjadi karena tingginya
jumlah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dialami pekerja. PHK terjadi karena tekanan
ekonomi di tengah pandemi virus corona atau covid-19.
"Kemungkinan karena pekerja banyak terkena PHK," ujar Utoh di Jakarta, Kamis (16/7/2020).
Sementara itu, pihaknya memberikan fasilitas kepada peserta untuk mengambil sebagian
manfaat jaminan hari tua (JHT).
Besaran uang tunai yang dapat diambil sebesar 30 persen untuk kepemilikan perumahan atau
10 persen dari jumlah JHT yang bersumber dalam individual account sebagai persiapan
pensiun.
Seperti tertuang pada Peraturan Pemerintah Nomor 46 tahun 2015 tentang Penyelenggaraan
Program JHT Pasal 22, pengambilan manfaat lebih awal ini dilakukan 1 kali selama masa
kepesertaan Jamsostek.
Sementara itu, lanjut Utoh, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi peserta JHT BP Jamsostek
dalam mencairkan manfaat kepesertaan. Pertama, peserta harus tercatat memiliki kepesertaan
minimal 10 tahun dan masih aktif bekerja di perusahaan terdaftar.
Kedua, peserta wajib menyertakan dokumen pendukung seperti fotokopi beserta kartu BP
Jamsostek yang asli, juga KTP atau paspor baik fotokopi mau pun dokumen aslinya.
"Ketiga, fotocopy Kartu Keluarga (KK) dan aslinya, serta surat keterangan masih aktif bekerja
di perusahaan terdaftar. Terakhir, buku rekening tabungan peserta, "terangnya.
Sementara khusus untuk peserta yang akan mencairkan saldo JHT 30 persen untuk kepemilikan
perumahan, peserta diharuskan membawa dokumen pelengkap perumahan.
Sedangkan untuk pencairan 100 persen untuk peserta yang telah berhenti bekerja atau pensiun,
disyaratkan menyertakan Kartu BP Jamsostek dan surat keterangan sudah berhenti bekerja.
"Selain itu, peserta harus membawa KTP atau SIM dan KK, juga buku rekening tabungan peserta
disertakan lembaran fotokopi dari dokumen-dokumen tersebut. Terakhir, pas foto 3x4 dan 4x6
dengan masing-masing 4 rangkap," jelasnya.
Sebagai informasi, peserta dapat mendaftarkan klaim secara daring di situs web
antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id. Dokumen dapat diunggah di situs web dan menyertakan e-
mail konfirmasi sebagai referensi penindaklanjutan BP Jamsostek.
Peserta juga dapat mendatangi kantor cabang BP Jamsostek terdekat dengan membawa
dokumen persyaratan..
316

