Page 33 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 33
KORBAN PHK JADI PETANI
Lahan seluas 10 hektare di Kampung Cinangsi, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah,
Kabupaten Bandung Barat dijadikan percontohan padat karya pertanian bagi korban pemutusan
hubungan kerja (PHK) dampak pandemi Covid-19. Tercatat ada 120 orang yang akan
memanfaatkan lahan milik Pemkab tersebut untuk bercocok tanam.
Pelaksanaan kegiatan ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan Ke-menterian
Ketenagakerjaan RI dengan Pemkab Bandung Barat antara Menteri Tenaga Kerja RI Ida
Fauziyah dengan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna di Ngamprah, Ahad (19/7).
Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah mengatakan, Covid-19 tidak hanya berdampak pada
kesehatan manusia juga sektor ketenagakerjaan. Sampai sekarang sekitar 3 juta pekerja
menjadi korban PHK.
"Itu belum dihitung dengan pekerja sektor informal, karena sampai sekarang kami belum
memotret secara tepat jumlahnya," kata Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah.
Ia menambahkan, pandemi Covid-19 telah memukul semua sektor Tidak hanya di Indonesia
tapi juga 216 negara.
"Kita tidak sendiri, semua negara juga mengalami hal yang sama. Pertumbuhan ekonomi saat
ini minus. Negara kuat seperti Singapura juga mengalami resesi," ujarnya.
Terkait dengan program ini,
Ida menjelaskan, MoU ini bertujuan untuk menyinergikan perencanaan dan pelaksanaan
pembangunan urusan pemerintahan di bidang ketenagakerjaan. Program ini menekankan
pentingnya ketahanan pangan bagi masyarakat Indonesia pada umumnya, dan masyarakat
Kabupaten Bandung Barat pada khususnya.
"Nantinya, kerja sama antara Kemenaker dengan Pemkab Bandung Barat ini akan dijadikan pilot
project untuk program serupa di daerah lainnya," ujar Ida.
Untuk menyukseskan program tersebut, lanjutnya, pihak Kemenaker menyiapkan instruktur,
pelatihan pengolahan lahan, penyediaan benih tanaman, pupuk, dan pendampingan untuk
memastikan pasca panen dapat diserap oleh pasar, yang pada gilirannya akan menguntungkan
petani.
Buyer
Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna menyambut positif terbangunnya sinergitas antara
Pemkab Bandung Barat dengan pemerintah pusat dalam hal ini Kemenaker RI. Pusat dan daerah
memiliki kesepahaman dalam memecahkan persoalan pengangguran baru akibat dampak
pandemi Covid-19.
"Kami masih memiliki lahan seluas 15 hektare yang bisa saja dimanfaatkan lagi untuk program
padat karya pertanian ini. Ini hanya satu dari sekian upaya pemerintah daerah dalam
menanggulangi dampak pandemi Covid-19. Saat ini saja, pengangguran di Bandung Barat
mencapai sekitar 80.000 orang angkatan usia kerja," ungkapnya.
Ia pun menambahkan, hasil pertanian dari 120 orang korban PHKinj sudah ada yang siap
menampung. Sehingga mereka tak perlu khawatir dengan hasil panennya.
32

