Page 80 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 80
Judul Kemnaker Bantu UMKM Tingkatkan Produktivitas di Tengah Pandemi
Nama Media merdeka.com
Newstrend Slamet Quail Farm
Halaman/URL https://www.merdeka.com/uang/kemnaker-bantu-umkm-tingkatkan-
produktivitas-di-tengah-pandemi.html
Jurnalis Rizlia Khairun Nisa
Tanggal 2020-07-19 12:07:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binalattas
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Fahrurozi (Direktur Bina Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan) SQF juga
sebagai offtaker menampung hasil mereka sebagai jembatan memfasilitasi sayur petani kepada
end user sesuai dengan tujuan peningkatan produktivitas
positive - Fahrurozi (Direktur Bina Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan) Dia
melanjutkan, di saat Jabodetabek memberlakukan PSBB, sosial distancing, dan transisi new
normal, kegiatan ini dapat meningkatkan produktivitas desa, dengan menciptakan peluang
usaha, serta nilai tambah desa
positive - Fahrurozi (Direktur Bina Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan) Kami sangat
mengapresiasi perusahaan yang menjadi pejuang produktif yang membuat orang-orang
sekelilingnya tetap bersemangat dan ikut menjadi produktif
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus mendorong kegiatan dan penguatan UMKM.
Terlebih di masa Pandemi Covid-19, para pengusaha kecil dan menengah butuh dukungan nyata
dari pemerintah, dalam hal ini melalui kementerian Ketenagakerjaan. Hal tersebut tak lain untuk
merangsang para pekerja korban PHK atau pekerja yang telah dirumahkan agar beralih ke dunia
usaha. Slamet Quail Farm, salah satu perusahaan yang berhasil dibina oleh Direktorat Bina
Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan ini aktif mensosialisasikan kepada warga terkait
keberhasilan produktivitasnya.
KEMNAKER BANTU UMKM TINGKATKAN PRODUKTIVITAS DI TENGAH PANDEMI
Merdeka.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus mendorong kegiatan dan
penguatan UMKM. Terlebih di masa Pandemi Covid-19, para pengusaha kecil dan menengah
butuh dukungan nyata dari pemerintah, dalam hal ini melalui kementerian Ketenagakerjaan. Hal
79

