Page 88 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 88
kondusif sehingga mampu melewati masa yang sangat menantang bagi industri penerbangan
saat ini," pungkas Irfan.
PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) merupakan perusahaan pengelola taksi Express
memutuskan untuk membatasi serta menghentikan beberapa layanan. Selain itu, perseroan
juga terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) ke pegawai.
Direktur Utama Express Transindo Utama Johannes BE Triatmojo menjelaskan, perseroan
melakukan menghentikan dan membatasi operasional sejak fase pertama Pembatasan Sosial
Berskala Besar (PSBB) pada tanggal 10 April 2020.
Jumlah karyawan perseroan juga mengalami penurunan dari sebanyak 471 karyawan untuk
periode 31 Desember 2019 menjadi sejumlah 390 karyawan saat ini.
Penurunan jumlah karyawan ini merupakan bagian dari penyelesaian atas masa kontrak
karyawan yang sejalan dengan restrukturisasi internal perseroan yang dilakukan melalui
konsolidasi operasional, baik di kantor pusat maupun di pool sehubungan dengan kondisi bisnis
yang menurun sebagai dampak pandemi Covid-19.
Selain itu, sebanyak 390 karyawan masih bekerja saat ini juga terkena dampak, yaitu
penyesuaian gaji. "Terdapat pemotongan gaji karyawan sebesar 40 persen dari total gaji per
bulan yang diperkiraan akan berlangsung hingga periode yang belum dapat ditentukan," kata
dia.
Menurut Johannes, perseroan sampai saat ini belum bisa menentukan apakah akan kembali
melakukan pemutusan hubungan kerja atau melakukan penyesuaian gaji mengingat pandemi
ini belum bisa ditentukan kapan berakhirnya.
Lion Air Group melakukan pengurangan tenaga kerja Indonesia dan asing ( expatriate ) di
tengah pandemi Corona Covid-19. Metode pengurangan berdasarkan masa kontrak kerja
berakhir dan tidak diperpanjang.
Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan,
pengurangan karyawan terpaksa dilakukan karena Lion Air Group sedang berada di masa sulit
akibat Covid-19 yang memberikan dampak luar biasa ke perusahaan.
"Keputusan berat tersebut diambil dengan tujuan utama sebagai strategi sejalan
mempertahankan kelangsungan bisnis dan perusahaan tetap terjaga, merampingkan operasi
perusahaan, mengurangi pengeluaran dan merestrukturisasi organisasi," kata dia dikutip dari
keterangan tertulis, pada Kamis 2 Juli 2020.
Dalam tindakan proaktif berdasarkan mitigasi guna menjaga kelangsungan dimaksud, pada
kondisi pendapatan yang sangat minimal, karena terjadi pembatasan perjalanan dan
penghentian sementara operasional penerbangan.
Sejak mulai beroperasi kembali yang dijalankan secara bertahap, Lion Air Group rata-rata
mengoperasikan 10-15 persen dari kapasitas normal sebelumnya yakni rerata 1.400 - 1.600
penerbangan per hari..
87

