Page 86 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 86

Pandemi  corona  yang  berlarut-larut  berdampak  parah  ke  banyak  perusahaan.  Adanya
              pembatasan kegiatan beberapa waktu lalu, membuat perusahaan keteteran dalam mengatur
              cash  flow    atau  keuangan  perusahaan.    Menurut  data  Kementerian  Ketenagakerjaan
              (Kemenaker)  pada  27  Mei  2020,  mencatat  jumlah  pekerja  yang  terkena  aksi  pemutusan
              hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan akibat pandemi virus covid-19 mencapai sekitar 1,7 juta
              orang.

              Berikut  daftar  perusahaan  yang  mem-PHK  pegawainya  akibat  corona,  dilansir  dari  berbagai
              sumber oleh  Liputan6.com  , Minggu (19/7/2020):  1. Gojek  Gojek Indonesia memutuskan
              menjalankan kebijakan PHK kepada 430 karyawan pada Rabu 24 Juni 2020. PHK ini sebagai
              bentuk  restrukturisasi  bisnis  akibat  dampak  pandemi  Corona.  Manajemen  Gojek  melalui
              pernyataan resminya membenarkan kabar PHK ini.  Co-CEO Gojek Andre Sulistyo dan Kevin
              Aluwi menyatakan, PHK ini menyasar 9 persen dari 4.000 karyawan Gojek yang sebagian besar
              bekerja di divisi GoLife, yakni GoMassage serta GoClean dan GoFood Festival.
              Traveloka  merupakan    startup    layanan  pemesanan  perjalanan  dikabarkan  juga
              memberhentikan  sebagian  besar  stafnya.  Menurut  sumber  yang  dikutip  Nikkei  Asia  Review,
              pandemi virus corona menurunkan permintaan bepergian menjadi salah satu penyebabnya.



              TERKAPAR, 6 NAMA BESAR YANG HARUS PHK RATUSAN KARYAWAN AKIBAT
              CORONA

              Jakarta -  Pandemi corona yang berlarut-larut berdampak parah ke banyak perusahaan. Adanya
              pembatasan kegiatan beberapa waktu lalu, membuat perusahaan keteteran dalam mengatur
              cash flow  atau keuangan perusahaan.
              Pilihan  merumahkan  dan  memecat  atau    PHK    (Pemutusan  Hubungan  kerja)  pun  diambil
              beberapa perusahaan. Sampai saat ini, sudah jutaan karyawan yang terpaksa kena PHK.

              Menurut data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) pada 27 Mei 2020, mencatat jumlah
              pekerja yang terkena aksi pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan akibat pandemi
              virus covid-19 mencapai sekitar 1,7 juta orang.

              Bahkan saat ini jumlah pekerja yang terkena  PHK  dan dirumahkan belum banyak berubah.
              Lantaran  belum  adanya  laporan  perusahaan  terkait  pembaruan  data  tersebut  kepada  pihak
              Kemenaker.

              Berikut  daftar  perusahaan  yang  mem-PHK  pegawainya  akibat  corona,  dilansir  dari  berbagai
              sumber oleh  Liputan6.com  , Minggu (19/7/2020):  1. Gojek  Gojek Indonesia memutuskan
              menjalankan kebijakan PHK kepada 430 karyawan pada Rabu 24 Juni 2020. OHK ini sebagai
              bentuk  restrukturisasi  bisnis  akibat  dampak  pandemi  Corona.  Manajemen  Gojek  melalui
              pernyataan resminya membenarkan kabar PHK ini.

              Co-CEO Gojek Andre Sulistyo dan Kevin Aluwi menyatakan, PHK ini menyasar 9 persen dari
              4.000 karyawan Gojek yang sebagian besar bekerja di divisi GoLife, yakni GoMassage serta
              GoClean dan GoFood Festival.

              Adapun,  layanan  ini  dihentikan  karena  membutuhkan  interaksi  jarak  dekat  dalam
              operasionalnya,  sehingga  bertentangan  dengan  anjuran  pemerintah  untuk  meminimalisir
              penyebaran virus.

              Namun demikian, pihak Gojek telah menyiapkan pesangon bagi 430 mitra mereka yang di-  PHK
              untuk mendukung keberlangsungan hidup mereka beberapa waktu mendatang.


                                                           85
   81   82   83   84   85   86   87   88   89   90   91