Page 398 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2021
P. 398
"Saya meminta kepada semua pemangku kepentingan yang terlibat dalam proses pelayanan
penempatan dan pelindungan CPMI/PMI di dalam LTSA-PMI ini dapat memperkuat dan berperan
aktif untuk pelatihan CPMI," kata Ida.
Ia mengungkapkan dampak dari pandemi COVID-19 turut berimbas dalam penempatan PMI
karena banyak negara-negara penempatan yang menyatakan tertutup bagi warga negara asing
demi melindungi warga negaranya.
Pemerintah, lanjutnya, terus bekerja keras untuk membangun kepercayaan dan memastikan
negara-negara penempatan, terutama penerapan protokol kesehatan yang ketat dalam
menyiapkan CPMI baik di perusahaan pengirim atau P3MI, maupun di Balai Latihan Kerja (BLK)
serta pada saat PMI akan berangkat ke luar negeri.
"Syukur alhamdulillah, upaya kita membuahkan hasil, beberapa negara penempatan mulai
membuka penempatan PMI di antaranya Hong Kong, Republik Korea, Taiwan, dan diharapkan
dalam waktu dekat akan diikuti negara-negara lain," ucapnya.
Ia menginginkan adanya dukungan dan kerja sama baik dari pemerintah, swasta bahkan dari
CPMI. "Dengan adanya LTSA-PMI ini, dapat memberikan kesadaran bahwa mengurus dokumen
untuk bekerja ke luar negeri itu mudah dan cepat, sehingga tidak ada alasan lagi bagi masyarakat
kita untuk bekerja tanpa dokumen," ujar Ida.
Selain meresmikan LTSA-PMI, Ida juga meninjau fasilitas kesehatan bagi CPMI di Rumah Sakit
Umum Daerah Polewali Mandar.
"Saya lihat semuanya sudah siap, untuk pemeriksaan kesehatan bisa dilakukan kurang dari 2
jam. Karena fungsi LTSA itu mempercepat pelayanan bisa didapatkan dengan adanya LTSA-PMI
ini," tandasnya.
397

