Page 425 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2021
P. 425
Ringkasan
Ribuan tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran akan
menerima bantuan subsidi upah (BSU) sebesar Rp1 juta dari BPJS Ketenagakerjaan. Kepala
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pesawaran Sunyoto
mengatakan, berdasarkan data dari BPJS Ketenagakerjaan setidaknya ada 2.432 calon penerima
BSU yang diminta untuk menyampaikan verifikasi.
RIBUAN TENAGA KONTRAK DI PESAWARAN TERIMA SUBSIDI GAJI RP1 JUTA
Pesawaran -- Ribuan tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran
akan menerima bantuan subsidi upah (BSU) sebesar Rp1 juta dari BPJS Ketenagakerjaan. Kepala
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pesawaran Sunyoto
mengatakan, berdasarkan data dari BPJS Ketenagakerjaan setidaknya ada 2.432 calon penerima
BSU yang diminta untuk menyampaikan verifikasi.
"Calon penerima BSU BPJS Ketenagakerjaan disini adalah para tenaga kontrak yang ada di
lingkungan Pemkab Pesawaran, dan saat ini para calon penerima harus sudah mulai verifikasi
atau keabsahan dari calon penerima bahwa benar yang bersangkutan merupakan tenaga kontrak
lingkup Pemkab Pesawaran," ujarnya, Rabu, 24 November 2021.
"Walaupun secara by data mereka (BPJS Ketenagakerjaan) sudah punya. Namun ini kan bukan
yang pertama, waktu itu juga mereka pernah dapat tapi yang sekarang ini besarnya hanya Rp1
juta. Lalu calon penerima BSU juga harus terhitung keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan sejak
Juni 2021 ke bawah," sambungnya.
Sunyoto mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan pada 22 November 2021 mengirimkan surat yang
ditujukan kepada bupati agar para tenaga kontrak calon penerima menyampaikan nomor
rekening guna penerimaan BSU.
"Calon penerima BSU akan mendapatkan bantuan sebesar Rp1 juta, dan diminta untuk membuka
rekening Bank Himbara yaitu Bank Mandiri, BNI, BRI dan BTN, karena pencairannya akan
ditransfer melalui rekening," kata dia.
Maka dari itu, ia mengimbau kepada para tenaga kontrak dilingkungan Pemkab Pesawaran untuk
segera menyelesaikan dokumen yang diminta oleh BPJS Ketenagakerjaan tersebut sampai
dengan waktu yang ditetapkan.
"BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan waktu kepada calon penerima untuk menyelesaikan
data yang diminta paling lambat 26 November 2021. Bagi calon penerima yang tidak
menyelesaikan dokumen yang diminta kemungkinan tidak akan mendapatkan BSU tersebut,"
katanya.
Sementara itu, Riski Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pringsewu mengatakan, pihaknya
diminta Kementerian Ketenagakerjaan untuk mengumpulkan rekening calon penerima BSU.
"Kalau untuk penyalurannya itu dari Kementerian Ketenagakerjaan bukan kita, ya seperti yang
sebelum-sebelumnya tidak jauh beda, tapi untuk jumlah bantuannya yang sekarang kalau tidak
salah sebesar Rp1 juta, kalau untuk BSU ini kita masih dalam tahap pengumpulan rekening dulu
sampai batas waktu yang ditentukan," ujarnya.
Winarko.
424

