Page 514 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2021
P. 514

Sementara  menurut  Ketua  Konfederasi  Serikat  Buruh  Muslimin  Indonesia  (K-Sarbumusi)  Pati
              Husaini  mengatakan,  kalau  hanya  berpatokan  pada  PP  Nomor  36  Tahun  2021  tentang
              Pengupahan, UMK Pati 2022 bisa saja turun.

              Sebab, dalam pasal 31 (2) UMK harus lebih tinggi dari Upah Minimum Provinsi (UMP). Sementara
              dalam Keputusan Gubernur Jateng Nomor 561/37 Tahun 2021, UMP Jateng 2022 adalah sebesar
              sebesar Rp 1.812.935,43.

              Jumlah UMP 2022 tersebut masih lebih tinggi UMK Pati 2021 sebesar Rp 1.953.000. Kalau pun
              mengalami penurunan 1 persen, tentu jumlah UMK masih lebih tinggi dari pada UMP tersebut.

              "Kalau patokannya hanya PP Nomor 36 Tahun 2021, bisa saja UMK naik tapi bisa juga turun.
              Karena itu, ini harus diperjelas. Kami dari K-Sarbumusi sendiri meminta agar UMK Pati 2022
              dinaikkan," terangnya.

              Menurutnya, kenaikan ini setidaknya harus dilakukan oleh perusahaan, sekalipun hanya 1,09
              persen.

              Reporter: Cholis Anwar Editor: Ali Muntoha.
























































                                                           513
   509   510   511   512   513   514   515   516   517   518   519