Page 547 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2021
P. 547
Judul 2.000 Buruh Geruduk Kantor Ganjar Pranowo, Besok
Nama Media cnnindonesia.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20211124121522-92-
725392/2000-buruh-geruduk-kantor-ganjar-pranowo-besok
Jurnalis Rabu, 24 Nov 2021 12:20 WIB
Tanggal 2021-11-24 12:20:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
neutral - Nanang Setyono (Koordinator Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Jawa
Tengah) Hasil pertemuan tadi, kami sepakat besok Kamis (25/11) aksi turun ke jalan memprotes
penetapan UMP di Jateng pada 2022. Dari penghitungan tadi, ada sekitar 2.000 orang buruh
yang akan turun dengan sasaran di Kantor Gubernuran jalan Pahlawan
neutral - Nanang Setyono (Koordinator Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Jawa
Tengah) Kami sangat prihatin sekali dengan penetapan UMP 2022. Bayangkan saja, Jawa
Tengah tidak hanya terkecil (kenaikan UMP) di Pulau Jawa tapi se-Indonesia, ini benar-benar
bentuk penindasan terhadap kaum buruh di Jateng. UMP yang ditetapkan 2022 hanya
Rp.1.813.011
positive - Irwan Anwar (Kapolrestabes Semarang) Kita siap kawal dan amankan. Kaum buruh
punya hak menyampaikan pendapat, itu hak asasi kok. Pesan kita supaya jaga kondusivitas,
tertib, damai dan tetap prokes supaya tidak jadi klaster baru
Ringkasan
Sebanyak 2.000 buruh akan turun ke jalan mendatangi Kantor Gubernur Jawa Tengah Ganjar
Pranowo di Jalan Pahlawan, Semarang, pada esok hari Kamis (25/11), memprotes kenaikan upah
minimum provinsi (UMP). Rencana aksi ini disampaikan oleh Koordinator Konfederasi Serikat
Pekerja Nasional (KSPN) Jawa Tengah Nanang Setyono usai melakukan rapat koordinasi bersama
perwakilan federasi yang akan menerjunkan massa.
2.000 BURUH GERUDUK KANTOR GANJAR PRANOWO, BESOK
Sebanyak 2.000 buruh akan turun ke jalan mendatangi Kantor Gubernur Jawa Tengah Ganjar
Pranowo di Jalan Pahlawan, Semarang, pada esok hari Kamis (25/11), memprotes kenaikan upah
minimum provinsi (UMP). Rencana aksi ini disampaikan oleh Koordinator Konfederasi Serikat
Pekerja Nasional (KSPN) Jawa Tengah Nanang Setyono usai melakukan rapat koordinasi bersama
perwakilan federasi yang akan menerjunkan massa.
546

