Page 548 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2021
P. 548
"Hasil pertemuan tadi, kami sepakat besok Kamis (25/11) aksi turun ke jalan memprotes
penetapan UMP di Jateng pada 2022. Dari penghitungan tadi, ada sekitar 2.000 orang buruh
yang akan turun dengan sasaran di Kantor Gubernuran jalan Pahlawan", ungkap Nanang di
Semarang, Rabu (24/11).
Menurut Nanang, aksi turun ke jalan para buruh ini tak lepas dari besaran Upah Minimum Provinsi
(UMP) di Jawa Tengah yang telah ditetapkan untuk tahun 2022 dimana angkanya paling kecil
se-Indonesia.
"Kami sangat prihatin sekali dengan penetapan UMP 2022. Bayangkan saja, Jawa Tengah tidak
hanya terkecil (kenaikan UMP) di Pulau Jawa tapi se-Indonesia, ini benar-benar bentuk
penindasan terhadap kaum buruh di Jateng. UMP yang ditetapkan 2022 hanya Rp.1.813.011 ",
imbuh Nanang.
Sementara itu, Kapolrestabes Semarang Kombes Polisi Irwan Anwar telah menyatakan siap
melakukan pengawalan dan pengamanan jalannya aksi demo buruh pada esok Kamis.
Irwan pun berharap agar massa buruh tetap menjalankan prokes agar tidak menjadi klaster
penularan covidp-19 seiring Kota Semarang sudah berstatus level-1.
"Kita siap kawal dan amankan. Kaum buruh punya hak menyampaikan pendapat, itu hak asasi
kok. Pesan kita supaya jaga kondusivitas, tertib, damai dan tetap prokes supaya tidak jadi klaster
baru", tandas Irwan.
547

