Page 554 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2021
P. 554
Judul UMK Naik Rp10.000, KSPN Menolak
Nama Media Solo Post
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL PgVI
Jurnalis Cahyadi Kurniawan
Tanggal 2021-11-24 12:09:00
Ukuran 310x357mmk
Warna Hitam/Putih
AD Value Rp 35.960.000
News Value Rp 107.880.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
neutral - Arief Wardiyanta (Kepala Dinas Koperasi dan Ketenagakerjaan (Diskopnaker) Boyolali)
Datanya dari pusat. KSPN (Konfederasi Serikat Pekerja Nasional] tidak menyetujui angka ini. Dia
punya hitungan sendiri dan mengusulkan angka Rp2,4 juta
neutral - Arief Wardiyanta (Kepala Dinas Koperasi dan Ketenagakerjaan (Diskopnaker) Boyolali)
Surat dari Bupati sudah naik ke gubernur. Paling lambat penetapan oleh Gubernur 30 November
2021,
negative - Wahono (Ketua DPD KSPN Boyolali) Kami menolak penghitungan upah berdasarkan
PP Nomor 36 Tahun 2021. PP ini akan turunan dari UU Cipta Kerja. Kami menolak UU Cipta
Kerja. Kami konsisten akan hal ini
Ringkasan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali mengusulkan nilai upah minimum Kabupaten (UMK)
Boyolali 2022 senilai Rp2.010.299,30. Nilai ini naik Rp10.299,30 atau setara 0r5% dibandingkan
nilai UMK tahun lalu. Pembahasan UMK 2022 ini dilakukan dalam dua rapat yang digelar Dewan
Pengupahan pada Selasa (16/11/2021) dan Jumat (19/11/2021). Dalam rapat itu disebut
penghitungan besaran UMK 2022 mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 Tahun
2021.
UMK NAIK RP10.000, KSPN MENOLAK
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali mengusulkan nilai upah minimum Kabupaten (UMK)
Boyolali 2022 senilai Rp2.010.299,30. Nilai ini naik Rp10.299,30 atau setara 0r5% dibandingkan
nilai UMK tahun lalu.
Pembahasan UMK 2022 ini dilakukan dalam dua rapat yang digelar Dewan Pengupahan pada
Selasa (16/11/2021) dan Jumat (19/11/2021). Dalam rapat itu disebut penghitungan besaran
UMK 2022 mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 Tahun 2021.
553

