Page 612 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2021
P. 612

Dikutip  dari  situs  Kemenaker,  Staf  Khusus  Menteri  Ketenagakerjaan,  Dita  Indah  Sari,
              mengatakan bahwa kondisi saat ini upah minimum di Indonesia terlalu tinggi jika dikomparasi
              atau dibandingkan dengan nilai produktivitas tenaga kerja. Menurutnya, nilai efektivitas tenaga
              kerja  di  Indonesia  masih  berada  di  urutan  ke-13  Asia.  "Baik  jam  kerjanya,  maupun  tenaga
              kerjanya, ini umum secara nasional. Komparasinya ketinggian itu dengan produktivitas," kata
              Dita Indah Sari.

              Selain itu, menurut Dita, dari sisi jam kerja saja, di Indonesia sudah terlalu banyak hari libur bagi
              pekerja. Bila dibandingkan dengan negara Asia Tenggara saja, jumlah hari libur di Indonesia
              masih terlalu banyak. "Dari segi jam kerja dan jumlah libur kita ini gede, banyak," ujar Dita.

              Sebagai perbandingan adalah Thailand. Jam kerja di Indonesia lebih sedikit di tiap minggunya.
              Di mana Thailand dalam seminggu jam kerja mencapai 42 s.d 44 jam. Sementara di Indonesia
              hanya 40 jam.

              Sementara untuk hari libur, di Indonesia dalam setahun dapat mencapai 20 hari libur. Belum lagi
              ditambah dengan beragam cuti. Sedangkan di Thailand dalam setahun tidak lebih 15 hari libur.

              Dengan semakin sedikitnya jam kerja, kata Dita, output atau hasil kerja yang dilakukan tenaga
              kerja di Indonesia pun menjadi sedikit. Sehingga hal ini berpengaruh terhadap nilai produktivitas
              yang rendah.
              Dita menambahkan, produktivitas Indonesia pun masih kalah dari Thailand. Di mana Thailand
              poinnya mencapai 30,9 sedangkan Indonesia hanya 23,9. Adapun dari sisi upah, upah minimum
              di Indonesia justru lebih tinggi dari Thailand.

              Di Thailand dengan nilai produktivitas 30,9 poin upah minimumnya mencapai Rp4.104.475, upah
              minimum tersebut diberlakukan di Phuket. Sementara itu di Indonesia, dengan upah minimum
              di Jakarta mencapai Rp4.453.724, nilai produktivitasnya cuma mencapai 23,9 poin saja.

              Demikianlah daftar UMP tahun 2022 di 32 provinsi di Indonesia seperti Jakarta, Banten, Jawa
              Barat,  Jawa  Tengah,  Jawa  Timur,  Bangka  Belitung,  Kalimantan,  Sumatera,  Sulawesi  hingga
              Papua.


































                                                           611
   607   608   609   610   611   612   613   614   615   616   617