Page 618 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2021
P. 618

Dari  empat  wilayah,  Kabupaten  Pasuruan  adalah  daerah  yang  belum  memutuskan  adanya
              kenaikan. Daerah yang masuk ring satu ini juga masih membahas soal UMK. Sampai saat ini,
              pembahasan tersebut masih belum ada keputusan.

              Pembahasan UMKdilakukan di kompleks perkantoran Pemkab Pasuruan di Jalan Hayam Wuruk,
              Kota tasuruan. Perwakilan buruh dan pengusaha dihadirkandalam pembahasan itu. Hingga rapat
              berakhir, belum ada hasil atau keputusan.

              Imam Gozali, kasi Penyelesaian Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten
              Pasuruan  mengatakan,  sejauh  ini  belum  ada  keputusan  perihal  berapa  besaran  UMK  2022
              mendatang. Dari rapat yang digelar, belum mencapai kesepakatan.

              Daerah ring satu di wilayah Provinsi Jawa Timur hanya Surabaya yang sudah ada keputusan.
              Kata Ali -sapaan akrab Imam Gozali -, Surabaya hanya menaikkan UMK sebesar Rp 6 ribu saja.
              Sedangkan Gresik, Mojokerto, Sidoarjo, dan Pasuruan tidak ada kenaikan.

              "Ring  satu yang  naik  hanya  Surabaya.  U  ntuk  yang  la  in  tid  ak.  Dan  Pasuruan  j  uga  masih
              melakukan pembahasan," ungkapnya.

              Di Peraturan Pemerintah (PP) 36 mengenai pengupahan sendiri sejatinya tidak ada kenaikan.
              Meskipun begitu, teman-teman dari kalangan buruh meminta adanya kenaikan. Karena inilah,
              pembahasan mengenai UMK 2022 alot.

              "Besok (hari ini. Red) akan dibahas lagi. Semoga ada keputusan," tuturnya. Mengenai kenaikan
              yang diminta buruh, Ali tidak memaparkan. Sejauh ini UMK Kabupaten Pasuruan merupakan
              yang terbesar keempat se-Jatim. Yakni, Rp 4,290 juta.

              Buruh Minta Naik, Apindo Bilang Tidak

              Di sisi lain, masing-masing perwakilan dalam Dewan Pengupahan memiliki pedoman untuk angka
              UMK. Perwakilan buruh dalam pembahasan itu mengajukan kenaikan 7 persen atau Rp 300 ribu.
              Padahal,  kemarin  (23/11)  merupakan  batas  akhir  pengajuan  UMK  ke  Provinsi  Jatim  yang
              diajukan daerah.

              Dalam  pembahasan  terakhir  itu,  kompleks  perkantoran  Pemkab  Pasuruan  dijaga  ketat  pihak
              kepolisian. Pasalnya, santer isu bahwa buruh akan melakukan unjuk rasa.

              Bukan hanya polisi. Satpol PP juga bersiaga. Mereka mengantisipasi buru h melakukan aksi dan
              masuk ke dalam kompleks perkantoran. Tetapi, hingga pukul 13.00, tidakada aksi buruh. Mereka
              hanya mengawal perwakilan yang ada di dalam.

              Herman, ketua Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan dan Minuman Serikat Pekerja
              Seluruh Indonesia (FSP RTMM SPSI) Kabupaten Pasuruan mengatakan, sebenarnya pihaknya
              beberapa kali melakukan rapat bersama Dewan Pengupahan. Namun, sejauh itu belum ada hasil.

              "Dewan  Pengupahan  ada  unsur  pemerintah,  pengusaha,  dan  buruh.  Jadi  sudah  dibahas
              bersama, tetapi tidak ada titik temu," katanya.

              Ia menjelaskan, kemarin dalam pembahasan terakhir itu. pihaknya mengajukan kenaikan UMK
              7 persen. Atau sekitar Rp 300 ribu untuk UMK Tahun 2022. Tapi, jumlah ini juga belum ada
              kesepakatan bersama. Masing-masing unsur tetap berpegang teguh dalam pendapatnya.
              Sementara  itu,  Hendio  Prihatanta  ketua  Asosiasi  Pengusaha  Indonesia  (Apindo)  Kabupaten
              Pasuruan  mengatakan, dalam  penentuan  UMK2022,  pihaknya  berpedoman  terhadap  regulasi
              yangada. Dalam hal ini adalah ft?raturan temerintah (PP) 36 tentang pengupahan Mang mana,
              dalam rumusan penghitungan UMK, tahun depan tklak ada kenaikan.

                                                           617
   613   614   615   616   617   618   619   620   621   622   623