Page 632 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2021
P. 632
Judul UMK 2022 Kota Malang Diusulkan Naik Rp 23 Ribu, Disahkan Atau
Tidak Tergantung Provinsi
Nama Media malang.suara.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://malang.suara.com/read/2021/11/24/101610/umk-2022-kota-
malang-diusulkan-naik-rp-23-ribu-disahkan-atau-tidak-tergantung-
provinsi
Jurnalis Muhammad Taufiq
Tanggal 2021-11-24 10:16:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Sutiaji (Wali Kota Malang) Kami ajukan saja, penentunya ada di provinsi
Ringkasan
Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) memang sudah menggedog Upah Minimum Provinsi
(UMP) 2022 sebesar Rp 22.790,04 atau naik 1,22 persen dari 2021. Adapun untuk (UMK)
sejumlah daerah sampai saat ini masih baru diusulkan ke pemerintah provinsi. Artinya sejumlah
usulan belum disetujui oleh provinsi, termasuk usulan UMK Kota.
UMK 2022 KOTA MALANG DIUSULKAN NAIK RP 23 RIBU, DISAHKAN ATAU TIDAK
TERGANTUNG PROVINSI
Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) memang sudah menggedog Upah Minimum Provinsi
(UMP) 2022 sebesar Rp 22.790,04 atau naik 1,22 persen dari 2021.
Adapun untuk (UMK) sejumlah daerah sampai saat ini masih baru diusulkan ke pemerintah
provinsi. Artinya sejumlah usulan belum disetujui oleh provinsi, termasuk usulan UMK Kota.
Sebelumnya, Dewan Pengupahan setempat mengusulkan Kota Malang naik sebesar Rp 23 ribu.
Usulan itu telah diajukan ke pemprov.
Saat ini, Dewan Pengupahan hanya tinggal menunggu pengesahannya saja. Jika disetujui, maka
besaran UMK Kota Malang menjadi Rp 2.999.502, naik sekitar 0,79 persen dari UMK 2021 yang
sebesar Rp 2.970.502.
Menurut Wali Kota Malang Sutiaji, usulan yang disampaikan Dewan Pengupahan tersebut sudah
sesuai dengan mekanisme proses pembahasan UMK daerah.
631

