Page 627 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2021
P. 627

Tetapi ia mengajak buruh bersikap lebih arif. Sebab, sudah begitu banyak perusahaan yang
              menderita dan berusaha bertahan di tengah kesulitan akibat pandemi Covid-19.
              "Janganlah  membuat  situasi  memburuk  kembali.  Selain  menyusahkan  pengusaha,  ujung-
              ujungnya juga merugikan buruh jika perusahaan tidak bertahan," ujar Ning saat dihubungi Rabu
              (24/11/2021).

              Ia pun mengingkatkan bahwa jumlah pengangguran di Jabar ada di kisaran 2,5 juta orang.

              Para pengangguran menunggu investor masuk untuk membuka peluang kerja.
              Ning mengatakan, aksi mogok ini bisa jadi membuat investor ragu untuk berinvestasi.

              "Sedangkan 2,5 juta itu bisa jadi ada saudara kita di dalamnya, tetangga kita yang sangat butuh
              pekerjaan, orang-orang yang tidak memiliki uang untuk sandang pangan, atau menyekolahkan
              anak dan lainnya," kata dia.

              Ning mengajak para buruh untuk menjaga kondusivitas dunia usaha, sehingga investor tertarik
              untuk berinvestasi.

              Dengan adanya investasi masuk, para karyawan juga akan memiliki lebih banyak pilihan untuk
              bekerja sesuai keinginannya atau sesuai di bidangnya.

              "Mari taat aturan. Saya yakin peraturan tentang upah ini dibuat para expert di bidangnya, dan
              telah  melalui  begitu  banyak  evaluasi,  serta  analisis,  serta  pertimbangan  yang  mendalam,
              sehingga merupakan keputusan terbaik," tutur dia.

              Sebelumnya,  ribuan  buruh  di  Jabar  akan  turun  ke  jalan  pada  Kamis  besok.  Kegiatan  akan
              dipusatkan di dua tempat. Pertama, di depan Gedung Sate Bandung, yang rencananya dihadiri
              3.000 buruh. Kemudian, sebanyak 5.000 buruh akan datang ke Gedung Mahkamah Konstutusi
              (MK) di Jakarta.




































                                                           626
   622   623   624   625   626   627   628   629   630   631   632