Page 666 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2021
P. 666

Judul               Agus: banyak Perusahaan Merosot Produksinya
                Nama Media          Tribun Lampung
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         Pg1&9
                Jurnalis            Bayu Saputra
                Tanggal             2021-11-24 09:38:00
                Ukuran              205x156mmk
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 53.300.000

                News Value          Rp 159.900.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif

              Ringkasan


              PEMERINTAH Provinsi Lampung telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022 sebesar
              Rp 2.440.486.18. Angka lnl naik Rp 8.484.61 atau 0.35 persen dari UMP tahun 2021 yang sebesar
              Rp 2.432.001.57.



              AGUS: BANYAK PERUSAHAAN MEROSOT PRODUKSINYA

              PEMERINTAH Provinsi Lampung telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022 sebesar
              Rp 2.440.486.18. Angka lnl naik Rp 8.484.61 atau 0.35 persen dari UMP tahun 2021 yang sebesar
              Rp 2.432.001.57.

              Apa alasan mendetail yang melatarbelakangi kenalkan UMP yang cuma Rp Rp 8.484.61 Itu?
              Berikut petikan wawancara Tribun dengan Kepala Dinas Tenaga Kerja Lampung Agus Nompltu.
              Selasa (23/11).

              UMP Lampung 2022 naik hanya Rp 8.484. Padahal UMP 2021 sudah tidak naik. Bisa
              jelaskan lagi alasan detail kenaikan yang cuma Rp Rp 8.484 itu?
              Jadi pada 2021 memang telah dilakukan rapat dengan Dewan Pengupahan, tepatnya pada 15
              November  2021.  Dalam  rapat  Itu  telah  diambil  kesepakatan  UMP  sebesar  Itu  dan  akan
              diberlakukan mulai 1 Januari 2022.

              Dasarnya  yaitu  UU  11  tahun  2020  tentang  Clpa  Kerja.  PP  36  tentang  pengupahan  dan  SE
              Menaker. Lalu data ekonomi yang bersumber dari BPS dan secara keseluruhan menjadi dasarnya
              UMP  pada  2022.  Kemudian  aspek  makro  ekonomi,  seperti  pertumbuhan  ekonomi  dan  Juga
              anggota rumah tangga yang bekerja.

              Seberapa besar kondisi pandetrd Covid-19 ikut memberi pengaruh terkait sedikitnya
              kenaikan UMP?

              Kita  tahu  sejak  2020  sampai  saat  lnl  pandeml  Covid-19  belum  selesai.  Tapi  alhamdulillah
              beberapa  bulan  terakhir  lnl  kasusnya  melandai.  Tapi  dampak  kondisi  sosial  ekonomi  masih
              dirasakan. banyak perusahaan mengalami kemerosotan, baik produksi dan kinerja perusahaan.



                                                           665
   661   662   663   664   665   666   667   668   669   670   671