Page 242 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 04 NOVEMBER 2019
P. 242
Title UMP BENGKULU 2020 NAIK RP 173.000
Media Name sp.beritasatu.com
Pub. Date 01 November 2019
Page/URL https://sp.beritasatu.com/nasional/ump-bengkulu-2020-naik-rp-173000/58 3003/
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Upah Minimum Provinsi (UMP) Bengkulu, tahun 2020 telah sahkan oleh dewan
pengupahan setempat sebesar Rp 2. 213.000 lebih atau terjadi kenaikan Rp 173.000
dari UMP tahun 2019 sebesar Rp 2.040.000/bulan.
"UMP Bengkulu 2020, sudah ditetapkan Dewan Pengupahan Provinsi Bengkulu,
sebesar Rp 2.213.000/bulan, dan telah disampaikan ke Gubernur Bengkulu, Rohidin
Mersyah untuk sahkan," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
(Disnakertrans) Provinsi Bengkulu, Sudoto, di Bengkulu, Kamis (31/10/2019).
Ia mengatakan, penetapan besaran UMP Bengkulu 2020 sebesar Rp 2.213.000/bulan
itu, sudah berdasarkan perhitungan bersama dengan Dewan Pengupahan Provinsi
Bengkulu, dan instansi terkait lainnya di daerah ini.
"Besaran UMP 2020 ini, akan telah disampaikan ke Gubernur Bengkulu, Rohidin
Mersyah, karena sesuai permintaan pemerintah pusat paling lambat 1 November
UMP 2020, sudah bisa dilaporkan dan umumkan ke publik," ujarnya.
Sudoto mengatakan, penetapan UMP Bengkulu 2020 sebesar Rp 2.2130.000 atau
naik 8,51 persen dari 2019 lalu, selain mengacu keputusan pemerintahan pusat
tentang UMP 2020, juga mempertimbangkan inflasi nasional sebesar 3,30 persen
dan pertumbuhan ekonomi 5,05 persen, sehingga diputuskan besaran UMP
Bengkulu tahun depan Rp 2.213.000/bulan.
Jika UMP 2020, sudah ditandatangani Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, maka
UMP ini wajib dilaksanakan oleh pengusaha di daerah ini tanpa terkecuali dalam
membayar gaji atau upah pekerjanya.
"Semua perusahaan di Bengkulu, wajib menerapkan UMP 2020 dalam membayar
mengaji karyawannya. Bagi perusahaan yang tidak membayar gaji karyawannya
sesuai UMP 2020, dapat dikenakan pidana kecuali bagi yang mengajukan keberatan
ke Disnaker Bengkulu," ujarnya.
Sementara itu, anggota Dewan Pengupahan Provinsi Bengkulu, Aizan Dahlan
mengatakan, kenaikan UMP sebesar 8,51 persen ini tidak hanya berlaku untuk
Page 241 of 328.

