Page 292 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 04 NOVEMBER 2019
P. 292
Title PEKERJA JAKARTA TERIMA UMP 2,5 KALI LIPAT DIBANDING JATENG
Media Name jateng.antaranews.com
Pub. Date 01 November 2019
https://jateng.antaranews.com/berita/272684/pekerja-jakarta-terima-ump -25-kali-
Page/URL
lipat-dibanding-jateng
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menetapkan Upah Minimum
Provinsi (UMP) DKI Jakarta pada 2020 sebesar Rp4.276.349,86 atau naik 8,51 persen
dari tahun sebelumnya.
UMP sebesar ini nilainya setara dengan 2,5 kali lipat dari UMP di Jateng pada 2020
yang bakal diterima sebanyak Rp1.742.015/bulan.
Hal itu diumumkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota Jakarta,
Jumat, dengan penegasan juga bahwa kenaikan UMP dari 2019 adalah sebesar
Rp335.776.
"UMP mengalami perubahan yang sebelumnya 2019 sebesar Rp3.940.000, maka
untuk 2020 naik menjadi Rp4.267.349. Kenaikannya sebesar Rp335.776 atau dengan
persentase 8,51 persen," kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Jumat.
Anies mengatakan keputusan untuk kenaikan UMP DKI pada 2020 ini sesuai
peraturan yang berlaku.
"Penetapan UMP ini sesuai dasar hukum yang berlaku, baik undang-undang maupun
peraturan pemerintah," ucapnya.
Pada Selasa, 15 Oktober 2019, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengeluarkan
Surat Edaran mengenai tingkat inflasi dan pertumbuhan PDB 2019 kepada seluruh
gubernur di Indonesia.
Dalam poin ke-sembilan, Hanif memaparkan nilai inflasi nasional sampai September
2019 mencapai 3,39 persen, kemudian pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB)
sebesar 5,12 persen.
Untuk DKI Jakarta, bila kedua nilai itu digabungkan, maka nilai UMP disarankan naik
sebesar 8,51 persen atau setara Rp335.376 dari upah sebelumnya 2019 sebesar
Rp3.940.973 per bulan.
Hal tersebut sesuai Pasal 44 Ayat 1 dan 2 PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang
Pengupahan, peningkatan nilai UMP tersebut berdasarkan formula penambahan dari
Page 291 of 328.

