Page 294 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 04 NOVEMBER 2019
P. 294
Title SULAWESI TENGGARA NAIKKAN UPAH MINIMUM PROVINSI 8,51 PERSEN
Media Name jateng.antaranews.com
Pub. Date 01 November 2019
https://jateng.antaranews.com/nasional/berita/1141939/sulawesi-tenggar a-naikkan-
Page/URL
upah-minimum-provinsi-851-persen
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Kendari - Pemerintah Sulawesi Tenggara pada Jumat mengumumkan kenaikan upah
minimum provinsi sebesar Rp200.144 atau 8,51 persen dari sebelumnya menjadi
Rp2.552.014 per bulan pada 2020.
"UMP berlaku di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara terhitung sejak 1 Januari 2020,"
kata Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi saat menyampaikan pengumuman
mengenai penetapan upah minimum di ruang pertemuan Kantor Gubernur di
Kendari.
Gubernur menyampaikan bahwa kebijakan mengenai upah minimum tersebut
tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 38 Tahun 2019 tentang Penetapan Upah
Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Sektoral yang dikeluarkan 1 November
2019.
Di dampingi Ketua Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Saemu Alwi, Ketua Asosiasi
Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulawesi Tenggara H.Zuhri Rustan, dan Ketua Serikat
Buruh/Pekerja Kota Kendari Halimin, Gubernur juga mengumumkan penetapan upah
minimum sektor pertambangan dan penggalian tahun 2020 sebesar Rp2.614.779,
naik Rp205.066 atau 8,51 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara upah minimum provinsi di sektor konstruksi tahun 2020, menurut
ketetapan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, naik Rp211.106 dari tahun
sebelumnya menjadi Rp2.691.794 per bulan.
Gubernur menjelaskan, penghitungan upah minimum provinsi dan upah minimum
sektoral tahun 2020 dilakukan berdasarkan nilai inflasi nasional 3,39 persen dan
pertumbuhan ekonomi nasional 5,12 persen.
Upah minimum yang ditetapkan, menurut dia, sudah berada di atas standar
kebutuhan hidup layak 2019.
Gubernur Ali Mazi mengimbau seluruh pelaku usaha melaksanakan ketentuan
mengenai upah minimum provinsi dan upah minimum sektoral.
Page 293 of 328.

