Page 306 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 04 NOVEMBER 2019
P. 306
Title BESARAN KENAIKAN UMP DKI JAKARTA IKUT FORMULA, FBLP AKAN MENENTANG ANIES
Media Name kontan.co.id
Pub. Date 01 November 2019
https://regional.kontan.co.id:443/news/besaran-kenaikan-ump-dki-jakart a-ikut-
Page/URL
formula-fblp-akan-menentang-anies
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Federasi Butuh Lintas Pabrik (FBLP) tidak setuju dengan upah minimum provinsi
(UMP) yang ditetapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Jumat (1/11) ini.
Ketua FBLP Jumisih mengatakan, dengan naiknya UMP sebesar 8,51% menandakan
bahwa Anies kembali melanggar janji politiknya sebelum terpilih sebagai gubernur.
"Dulu Anies kan sebelum terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta, dia kan menyatakan
bahwa akan membela buruh, akan menaikkan upah buruh melebihi PP 78, gitu. Tapi
ternyata tidak terbukti," kata Jumisih saat dihubungi, Jumat (1/11).
Jumasih menegaskan bahwa kenaikan UMP sebesar 8,51 tidak bisa memenuhi
kebutuhan hidup layak (KHL) buruh yang bekerja di Jakarta. Ia lantas mengatakan,
penentuan UMP berdasarkan PP 78 tahun 2015 merupakan penentuan secara
sepihak dari pemerintah, berbeda sebelum PP tersebut berlaku.
"Sekarang proses penentuannya jadi tidak demokrasi, ya sudah ada ketentuannya
berdasarkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi," ujar Jumasih.
Menurut dia, UMP DKI 2020 seharusnya meningkat 100 persen dibanding UMP 2019.
"Kami (buruh) itu pernah (mengalami), bahkan di eranya Gus Dur, itu kenaikan upah
setahun dua kali. Di tahun-tahun sebelumnya pernah upah buruh naik lebih 10
persen," ucap dia.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menetapkan UMP sebesar Rp
4.267.349. Dengan demikian, UMP naik sekitar 8,51 persen atau Rp 335.576 dari
tahun sebelumnya sebesar Rp 3.900.000.
"Sesuai dengan perundang-undangan, pada 1 November kepala daerah
mengumumkan besaran UMP, karena itu saya sampaikan bahwa UMP di DKI Jakarta
tahun 2020 sebesar Rp 4.267.349," ujar Anies.
Page 305 of 328.

