Page 328 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 04 NOVEMBER 2019
P. 328
Title UMP DKI NAIK JADI RP4,2 JUTA, ANIES BASWEDAN IKUT ATURAN PUSAT
Media Name tempo.co
Pub. Date 01 November 2019
https://metro.tempo.co/read/1267237/ump-dki-naik-jadi-rp42-juta-anies- baswedan-
Page/URL
ikut-aturan-pusat
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan upah minimum provinsi atau
UMP DKI 2020 sebesar Rp 4.276.349, atau naik 8,51 persen sesuai besaran yang
diatur pemerintah pusat. Dia memutuskan itu sekalipun sejumlah massa buruh
berusaha 'melobi' menuntut kenaikan UMP yang lebih besar, menjadi Rp4,6 juta, dua
hari sebelumnya.
"Penetapan UMP DKI ini sesuai dengan dasar hukum yang berlaku baik undang-
undang maupun aturan pemerintah (Kementerian Ketenagakerjaan)," kata Anies di
Balai Kota DKI, Jumat 1 November 2019.
Anies menuturkan pengumuman upah ini dilakukan serentak di setiap provinsi hari
ini. Terkait kenaikan upah di DKI, kata dia, bakal diimbangi dengan insentif khusus
dari Pemerintah DKI kepada buruh yang gajinya setara UMP hingga lebih 10 persen
di atasnya. Insentif berupa subsidi yang disalurkan melalui Kartu Pekerja DKI. Mereka
yang menggenggam kartu itu dijanjikannya gratis menggunakan Jak Lingko,
anaknya mendapat Kartu Jakarta Pintar atau KJP Plus dan memperoleh jalur afirmasi
saat mendaftar sekolah. "Program Kartu Pekerja ini telah kami luncurkan sejak 2018,"
ujarnya.
Anies menambahkan, pemerintah juga bekerja sama dengan serikat dan federasi
buruh mendistribusikan kebutuhan pokok lewat koperasi yang dibangun PD Pasar
Jaya. "Jadi kami membantu mengurangi belanja kebutuhan mereka dengan subsidi."
Anies Baswedan tak menjelaskan jumlah buruh pemilik Kartu Pekerja saat ini dan
anggaran subsidi yang akan dialokasikannya 2020. "Nanti akan kami sampaikan
datanya sekaligus grafiknya," katanya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta Andri Yansah mengatakan UMP DKI mengacu
pada Peraturan Pemerintah nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan. Pemerintah
pusat, kata dia, telah mengeluarkan Surat Edaran Kementerian Tenaga Kerja nomor
308 tahun 2019 yang memerintahkan upah minimum di ibu kota naik hingga 8,51
persen. "Kami juga telah melakukan survey sebelum menetapkan UMP DKI," ujarnya.
Page 327 of 328.

