Page 324 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 04 NOVEMBER 2019
P. 324

Title          DI SUKOHARJO, ANGKA USULAN UMK 2020 DISEPAKATI RP 1.938.000
                Media Name     krjogja.com
                Pub. Date      01 November 2019
                               https://krjogja.com/web/news/read/113573/Di_Sukoharjo_Angka_Usulan_UMK
                Page/URL
                               _2020_Disepakati_Rp_1_938_000
                Media Type     Pers Online
                Sentiment      Positive











               Angka usulan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2020 Sukoharjo akhirnya disepakati bersama
               sebesar Rp 1.938.000 atau mengalami kenaikan 8,66 persen dibanding UMK tahun 2019 sebesar Rp
               1.783.500. Buruh tetap menerima keputusan tersebut meski sebelumnya mengajukan usulan besaran
               UMK tahun 2020 sebesar Rp 2.509.000. Surat keputusan kesepakatan nilai tersebut tinggal
               ditandatangani bupati dan dikirim ke Gubernur Jawa Tengah untuk mendapat persetujuan.

               Ketua Serikat Pekerja Republik Indonesia (SPRI) sekaligus Ketua Forum Peduli Buruh (FPB) Sukoharjo,
               Sukarno, Jumat (1/11/2019) mengatakan, sudah ada pertemuan lanjutan membahas angka usulan
               UMK tahun 2020 yang melibatkan buruh, pengusaha dan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja
               Sukoharjo. Sebelumnya pertemuan sudah beberapa kali digelar namun gagal menghasilkan
               keputusan. Hal tersebut terjadi karena masing masing pihak baik buruh dan pengusaha ngotot pada
               usulan angka upah yang diajukan.

               Pertemuan kemudian digelar pada Jumat (1/11/2019) dan mampu menghasilkan keputusan yang
               disepakati bersama. Hasilnya nilai usulan UMK tahun 2020 sebesar Rp 1.938.000. Keputusan tersebut
               awalnya berat diterima buruh namun akhirnya tetap diterima.

               "Kami menghormati dewan pengupahan yang sudah melakukan pembahasan bersama dengan buruh
               dan pengusaha. Buruh juga sudah berusaha maksimal dan semoga kesepakatan itu semua dijalankan
               pengusaha dengan membayar upah sesuai nilai yang sudah disepakati," ujarnya.

               FPB Sukoharjo melihat keputusan yang sudah disepakati bersama mengenai besaran UMK tahun 2020
               memang terlalu lama dibahas. Beruntung akhirnya setelah beberapa kali pertemuan bisa
               menghasilkan keputusan.

               "Setelah ada keputusan ini maka diajukan ke bupati dan maksimal 4 November harus sudah
               diserahkan ke gubernur. FPB Sukoharjo lega menjelang batas akhir waktu dikirim ke gubernur sudah
               ada kesepakatan nilai upah," lanjutnya.

               Sebelumnya serikat pekerja di Sukoharjo sendiri menginginkan perubahan besar penentuan besaran
               UMK tahun 2020 dengan menolak dasar acuan Peratuan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015
               tentang Pengupahan dan mengganti dengan pedoman lama menggunakan Undang-Undang Nomor
               13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Tuntutan diajukan karena buruh melihat selama ini
               penerapan dasar inflasi sangat merugikan dibandingkan survei kebutuhan hidup layak (KHL).

               Serikat buruh sudah melakukan survei KHL dan menetapkan angka usulan UMK 2020 sebesar Rp
               2.509.000. UMK Tahun 2019 Sukoharjo dijelaskan Sukarno sebesar Rp 1.783.500 sejak awal dulu sudah
               diprotes serikat pekerja. Sebab dalam penentuannya tidak memakai dasar sesuai keinginan buruh



                                                      Page 323 of 328.
   319   320   321   322   323   324   325   326   327   328   329